Alex Marquez Akui Tekanan Jadi Adik Marc: Ada Beban Mental

- Selasa, 07 Juli 2026 | 20:40 WIB
Alex Marquez Akui Tekanan Jadi Adik Marc: Ada Beban Mental

Alex Marquez secara terbuka mengakui tekanan besar yang terus menghantui kariernya di MotoGP hanya karena satu alasan: dia adalah adik dari Marc Marquez. Perbandingan tanpa henti, ekspektasi publik, hingga sorotan media menjadi beban yang tidak pernah benar-benar hilang, baik di dalam maupun di luar lintasan.

Pembalap Gresini Racing itu menegaskan posisi sebagai saudara juara dunia bukanlah keuntungan mutlak. Di balik nama besar Marc Marquez, ada tekanan psikologis yang kerap luput dari perhatian publik.

“Menjadi saudara Marc akan selalu memberi Anda lebih banyak tekanan. Orang-orang akan melihat hal-hal positif dan hal-hal negatif, dan jujur saja itu negatif,” ucap Alex Marquez, Selasa (7/7/2026).

Tekanan Tak Terlihat di Balik Nama Besar

Alex Marquez menilai banyak orang melihat kariernya melalui kacamata perbandingan, bukan pencapaian personal. Setiap hasil balapan kerap diukur menggunakan standar Marc Marquez, sesuatu yang menurutnya tidak adil bagi pembalap mana pun.

Musim MotoGP 2026 menjadi periode penting bagi Alex. Ini merupakan musim terakhirnya bersama Ducati sebelum resmi membuka lembaran baru. Alex sudah mengambil keputusan besar terkait masa depannya dengan menerima kontrak multi-tahun bersama Red Bull KTM Factory Racing mulai MotoGP 2027.

Keputusan pindah tim tersebut tidak diambil secara emosional. Alex ingin fokus menutup perjalanannya bersama Gresini Racing dengan performa terbaik, tanpa terbebani komentar publik yang naik turun mengikuti hasil balapan.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan tidak ingin terjebak dalam narasi performa sesaat. Konsistensi sepanjang musim menjadi target utama, bukan sekadar tampil menonjol di beberapa seri lalu menghilang.

“Banyak orang berkata, ‘Dia akan tampil bagus dalam tiga balapan dan kemudian dia tidak akan kembali’,” ucap Alex.

Alex mengakui konsistensi justru menjadi tantangan mental terbesar dalam kariernya. Tekanan untuk membuktikan diri terus-menerus membuat setiap hasil balapan terasa lebih berat dibanding pembalap lain.

“Bersaing secara konsisten sepanjang tahun sangat penting bagi saya, dan ya, itu seperti beban yang terangkat dari pundak saya,” tambahnya.

Secara klasemen, Alex Marquez saat ini menempati posisi kesembilan dengan koleksi 78 poin. Di sisi lain, Marc Marquez berada di posisi kelima dengan raihan 153 poin. Perbedaan tersebut kembali menjadi bahan perbandingan yang tak terhindarkan.

Meski begitu, Alex menegaskan fokusnya bukan mengejar bayang-bayang sang kakak, melainkan membangun identitasnya sendiri sebagai pembalap MotoGP. Musim terakhir bersama Ducati menjadi momen pembuktian sebelum memulai tantangan baru bersama KTM.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags