Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,19 persen atau 70,43 poin ke level 5.986 pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat Rp9,61 triliun.
Jajaran saham dengan kenaikan tertinggi masih didominasi oleh emiten properti. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memimpin dengan penguatan 34,91 persen ke Rp78 per saham. Disusul PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) yang naik 34,62 persen ke Rp70, dan PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) yang menguat 34,33 persen menjadi Rp90 per unit.
Posisi keempat ditempati PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) dengan kenaikan 29,63 persen ke Rp70, disusul PT Pikko Land Development Tbk (RODA) yang naik 28,85 persen ke Rp67. Dua saham lainnya yang masuk daftar top gainer adalah PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), yang keduanya baru saja melantai di bursa hari ini. JELI menguat 25 persen, sementara JECX naik 24,80 persen.
Melengkapi jajaran top gainer, PT Pakuan Tbk (UANG) naik 24,88 persen, PT Estia Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 24,76 persen, dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) naik 21,50 persen.
Di sisi lain, sepuluh saham dengan penurunan terdalam (top loser) hari ini adalah COCO, TRUS, MMIX, LAPD, LUCY, CASH, RMKO, BALI, BELL, dan LFLO. Saham-saham tersebut ditutup turun dalam rentang 6,45 persen hingga 12,89 persen.
Sementara itu, saham dengan nilai transaksi terbesar (top value) dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan total transaksi Rp1,14 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp752 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp732 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp571 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp373 miliar. Kelima saham tersebut seluruhnya ditutup di zona hijau.
Artikel Terkait
IHSG Melemah, Deretan Emiten Siap Bagikan Dividen pada Juli 2026
IHSG Terjun Lebih dari 1% Usai S&P Soroti Risiko Status Emerging Market Indonesia
IHSG Diprediksi Menguat ke Kisaran 6.127-6.257, Didorong Sentimen Domestik
IHSG Terkoreksi 34,74% Sepanjang Semester I 2026, OJK Beberkan Penyebabnya