TVS Indonesia Produksi Satu Juta Unit Motor, Ekspor ke 80 Negara

- Senin, 06 Juli 2026 | 05:36 WIB
TVS Indonesia Produksi Satu Juta Unit Motor, Ekspor ke 80 Negara

TVS Indonesia telah memproduksi satu juta unit sepeda motor sejak pabriknya di Karawang beroperasi pada 2007. Capaian itu diraih tanpa seremoni besar, mencerminkan posisi merek asal India yang kerap disebut sebagai 'anak pendiam' di antara anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Meski pasar domestik masih didominasi merek Jepang dan dihadapkan pada masuknya pemain baru, TVS optimistis ruang tumbuh masih terbuka lebar.

Country Head of Sales PT TVS Motor Company Indonesia, Alvin Tan, mengatakan diferensiasi produk menjadi kunci perusahaan bertahan selama hampir dua dekade. "Konsistensi TVS India untuk pasar Indonesia sangat kuat. Mereka tahu Indonesia adalah salah satu pasar roda dua terbesar di dunia," ujarnya saat peluncuran TVS Callisto 110 di Jakarta, Kamis (2/7).

Menurut Alvin, persaingan di pasar roda dua tidak mudah, tetapi hasil mulai terlihat sejak TVS merilis skutik dengan harga dan fitur kompetitif. "Kami selalu memastikan memberikan produk baru yang sesuai dengan harga kompetitif dan kualitas terjaga," katanya.

Pabrik TVS di Karawang tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga menjadi basis ekspor global. Hingga kini, TVS telah mengekspor motor ke lebih dari 80 negara. "Kami memperingati satu juta unit produksi sejak awal. Itu kombinasi domestik dan ekspor," jelas Alvin.

Alvin optimistis pasar motor Indonesia masih akan tumbuh, terutama setelah pandemi Covid-19 yang sempat memukul industri. Data AISI menunjukkan penjualan motor nasional terus membaik. Pada 2020, penjualan hanya 3.660.616 unit, terendah dalam satu dekade. Namun, angka itu naik menjadi 5.057.516 unit pada 2021, lalu 5.221.470 unit pada 2022. Titik balik terjadi pada 2023 dengan penjualan 6.236.992 unit, dan stabil di 6.333.310 unit pada 2024 serta 6.412.769 unit pada 2025.

"Penjualan motor di Indonesia semakin baik, tetapi angka kami belum sebesar yang lain. Jadi ruang untuk berkembang bagi TVS masih sangat besar," yakin Alvin.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags