Maling Babak Belur Diamuk Massa di Karawang, Polisi Amankan Pelaku

- Jumat, 03 Juli 2026 | 05:25 WIB
Maling Babak Belur Diamuk Massa di Karawang, Polisi Amankan Pelaku

Seorang pria berinisial K (23) babak belur setelah diamuk massa di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (1/7) malam. Pelaku ditangkap warga saat mencoba melarikan diri usai mencuri barang berharga milik seorang ibu rumah tangga.

"Kejadiannya pada Rabu malam. Pelaku diamuk massa setelah diketahui melakukan aksi pencurian barang berharga milik seorang ibu rumah tangga bernama Kartika (34)," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, Jumat (3/7/2026).

Pelaku yang berstatus buruh harian lepas itu masuk ke rumah korban dengan cara menjebol genteng menggunakan tangga. Setelah berhasil masuk, ia menggasak sejumlah barang berharga milik korban. Namun, aksinya diketahui warga hingga ia tertangkap dan sempat menjadi sasaran amuk massa.

Beruntung, aksi main hakim sendiri tidak berlangsung lama. Warga setempat berhasil meredam kemarahan massa dan menyerahkan pelaku ke Mapolsek Cilamaya. "Piket Reskrim Polsek Cilamaya telah menerima penyerahan seorang pria diduga pelaku pencurian berinisial K. Begitu diserahkan oleh warga, petugas langsung bergerak membawa pelaku ke Klinik Kencana untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisiknya," jelas Cep Wildan.

Korban, Kartika, telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Cilamaya. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa barang berharga milik korban. Total kerugian materil akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp5.650.000.

Pihak kepolisian mengapresiasi tindakan tegas namun terukur dari masyarakat yang memilih menyerahkan pelaku ke jalur hukum. Saat ini, Polsek Cilamaya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku guna mendalami motif dan kronologi detail pembobolan tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags