Dedi Mulyadi Turun Tangan Tangani Siswi Korban Pelecehan yang Dikeluarkan Sekolah di Karawang

- Kamis, 02 Juli 2026 | 06:45 WIB
Dedi Mulyadi Turun Tangan Tangani Siswi Korban Pelecehan yang Dikeluarkan Sekolah di Karawang

Seorang siswi SMA di Karawang menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh oknum guru. Bukannya mendapat perlindungan, korban justru dikeluarkan oleh pihak sekolah. Kasus ini memicu kemarahan publik dan menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Keluarga korban telah membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat. Dalam surat itu, mereka mengungkapkan bahwa siswi kelas XII di salah satu SMA di Kecamatan Cibuaya itu dikembalikan kepada orang tuanya meskipun berstatus sebagai korban.

Mengetahui hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung meminta kejelasan mengenai lokasi sekolah korban. "Ditangani siswanya di mana? SMA mana?" ujarnya, Rabu (1/7/2026). Setelah mendapat informasi, ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan turun tangan. "Pokoknya kita tangani deh. Seluruh masalah-masalah Jawa Barat akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ya, oke," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa peristiwa tersebut sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan. "Sudah langkah cepat dari Disdik. Recheck ke Sekdis yah," ucapnya. Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan, Deden Saepul Hidayat, enggan memberikan keterangan. "Harus seizin Pak Kadis, mangga ke Pak Kadis saja," ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan lebih lanjut. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp juga tidak merespons.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags