Diketahui bahwa videotron Anies itu diinisiasi Olppaemi Project dan Anies Bubble dari hasil urunan humanies.
Videotron yang saat itu terpasang di depan Grand Bekasi Metropolitan dan Graha Mandiri, Jakarta Pusat itu seharusnya berjalan sesuai kontrak, yaitu mulai tanggal 15-21 Januari 2024.
Pada bulan Agustus 2024 ini, masalah videotron Anies kembali jadi perbincangan.
Akan tetapi menurut cuitan @humaniesproject, mereka mengaku kesulitan memasang kampanye soal Anies di videotron.
Jikapun ada, mereka akan diminta membayar dengan harga yang sangat mahal dan super fantastis.
"Kenapa tak ada videotron lagi? Cari spot videotron yang terima materi kampanye Pak Anies ini sulit banget, lebih sulit dari jaman pilpres kemarin. Kita udah hubungin ke setiap agensi ads tapi menolak semua. Sekalinya ada harganya fantastis," cuit akun tersebut.
Masalah ini mengingatkan kita pada videotron Anies awal tahun lalu. Videotron dengan gambar Anies juga mendapat masalah karena terus menerus ditakedown.
Artikel Terkait
AS dan Israel Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Iran, Teheran Ancang Balas Dendam
Menkes Kritik Sahur Mie Instan Plus Nasi, Sarankan Telur dan Alpukat
Bapanas: Harga Pangan Pokok Stabil Menjelang Ramadan, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Tarif Ekspor RI ke AS Turun Jadi 15%, Ribuan Produk Dibebaskan Bea