Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Selasa (30/6/2026) siang. Lima rumah warga hangus dilalap api, sementara satu rumah lainnya mengalami rusak berat.
Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan di lokasi terbuat dari kayu. Tiupan angin yang kencang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan dan merembet dari satu bangunan ke bangunan lainnya dalam waktu singkat.
Warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang berharga, namun hanya sebagian kecil yang berhasil dikeluarkan akibat besarnya kobaran api. Salah satu pemilik rumah, Misbahuddin, menduga api berasal dari bagian dapur. "Apa sepertinya sumber api dari bagian dapur. Sempat sedikit baranglah yang bisa diselamatkan. Apinya besar dan cepat," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 45 menit. Anggota Damkar, Jamal, mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. "Proses pemadaman kurang lebih 45 menit. Untuk penyebab kebakaran belum diketahui," katanya.
Proses pemadaman terbantu karena lokasi kebakaran berada dekat dengan sungai, sehingga pasokan air cukup tersedia. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Artikel Terkait
Puan Maharani Respons Safari Politik Jokowi: Hak Warga Negara, Tapi Jaga Kondusivitas
Mobil Damkar Terguling di Pantura Demak Saat Menuju Lokasi Kebakaran
118 Bangunan Liar di Sempadan Kali Angke Dibongkar, Upaya Normalisasi Sungai
Penuaan Biologis Lebih Cepat Diduga Tingkatkan Risiko Kanker pada Generasi Muda