Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (30/6). Indeks acuan bursa saham Indonesia itu terkoreksi 141,04 poin atau 2,42% ke level 5.679,75.
Sepanjang sesi pagi, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 903 ribu kali dengan total volume perdagangan mencapai 12,43 miliar saham senilai Rp 7,52 triliun.
Saham Paling Berpengaruh
Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan. Panca Global Kapital (PEGE) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 34,29% ke 141. Disusul Agro Yasa Lestari (AYLS) yang naik 28,99% ke 178, Magna Investama Mandiri (MGNA) naik 20% ke 96, Formosa Ingredient Factory (BOBA) naik 17,07% ke 288, dan Champ Resto Indonesia (ENAK) naik 15,71% ke 324.
Di sisi lain, saham-saham yang menjadi top losers antara lain Multi Medika Internasional (MMIX) yang turun 14,84% ke 545, Panin Sekuritas (PANS) turun 14,78% ke 1.585, Kian Santang Muliatama (RGAS) turun 14,62% ke 181, Wahana Interfood Nusantara (COCO) turun 14,48% ke 124, dan Indo Oil Perkasa (OILS) turun 14,22% ke 187.
Dari sisi nilai transaksi, saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi yang terbesar dengan nilai Rp 1,24 triliun. Disusul Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 377,58 miliar, Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp 350,39 miliar, Bank Mandiri (BMRI) Rp 347,03 miliar, dan Telkom Indonesia (TLKM) Rp 226,43 miliar.
Sementara itu, saham dengan volume perdagangan tertinggi adalah Bumi Resources (BUMI) sebanyak 13,66 juta lembar, disusul Megalestari Epack Sentosaraya (EPAC) 6,58 juta lembar, Bakrie & Brothers (BNBR) 4,75 juta lembar, Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) 4,10 juta lembar, dan Darma Henwa (DEWA) 3,23 juta lembar.
Bursa Asia Variatif
Pergerakan bursa saham di kawasan Asia terpantau bervariasi pada hari yang sama. Indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 1,71% ke 70.667, sementara indeks Hang Seng di Hong Kong justru melemah 1,19% ke 22.752,96. Indeks SSE Composite di China naik tipis 0,20% ke 4.082,13, sedangkan indeks Straits Times di Singapura turun 0,61% ke 5.177,12.
Artikel Terkait
KPK Kembali Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo sebagai Saksi Korupsi Kuota Haji
Puan Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Lima Peserta Latihan Kemiliteran Meninggal
Bulog Buka Gudang untuk Edukasi Mahasiswa UGM, Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
Puan Maharani Respons Safari Politik Jokowi: Hak Semua Warga, Tapi Jaga Kondusivitas