Maybank Targetkan Pembiayaan Berkelanjutan USD 73 Miliar pada 2030

- Selasa, 30 Juni 2026 | 13:12 WIB
Maybank Targetkan Pembiayaan Berkelanjutan USD 73 Miliar pada 2030

Maybank Group berkomitmen menggenjot pembiayaan berkelanjutan hingga USD 73 miliar pada 2030. Target itu difokuskan untuk kawasan ASEAN, sejalan dengan keyakinan bahwa keberlanjutan menjadi kunci menciptakan nilai jangka panjang.

Presiden & Group CEO Maybank sekaligus Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato' Sri Khairussaleh Ramli, mengatakan pihaknya telah memobilisasi USD 43 miliar hingga 2025. Angka itu sudah melampaui target sebelumnya, menandakan momentum pembiayaan berkelanjutan yang semakin kuat.

“Pada tahun 2030, Maybank berkomitmen memobilisasi USD 73 miliar pembiayaan berkelanjutan di seluruh kawasan,” ujar Ramli dalam Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 di Jakarta, Selasa (30/6).

Pembiayaan tidak hanya menyasar proyek ramah lingkungan, tetapi juga yang masih dalam masa transisi menuju hijau. Maybank akan mendampingi debitur di sektor beremisi tinggi untuk meningkatkan efisiensi dan mengadopsi teknologi bersih.

“Kami bekerja sama dengan para nasabah di sektor-sektor beremisi tinggi dan sulit dikurangi emisinya untuk membantu mereka meningkatkan efisiensi, mengadopsi teknologi yang lebih bersih, serta menyusun jalur transisi yang kredibel,” kata Ramli.

Selain lingkungan, aspek sosial juga menjadi perhatian. Hingga 2025, Maybank telah meningkatkan kualitas hidup sekitar 1,5 juta orang dan memobilisasi USD 7 miliar investasi berdampak sosial. Upaya itu dijalankan melalui pembiayaan sosial dan program pemberdayaan yang diluncurkan tahun lalu.

Di Indonesia, Maybank Indonesia telah menyalurkan pendanaan berkelanjutan sebesar Rp 8,2 triliun pada 2025. Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan dana itu mendukung perusahaan yang melakukan transisi keberlanjutan, termasuk klien transportasi yang beralih ke kendaraan listrik.

“Ini real, bukan hanya korporasi tetapi juga untuk klien transportation, melalui Maybank finance kita, kami juga menyalurkan bagaimana bisa membantu klien-klien yang mau melakukan men-support dengan mobil-mobil EV, itu juga salah satu komitmen dari Maybank Indonesia,” kata Steffano.

Untuk memperkuat komitmen, Maybank Indonesia berencana menerbitkan green bond pada semester kedua tahun ini. Penerbitan obligasi hijau itu diharapkan dapat mendukung perusahaan dan klien yang ingin berkontribusi pada praktik ESG.

“Dan ini untuk men-support perusahaan-perusahaan, maupun klien-klien kami yang ingin berkontribusi untuk menguatkan kontribusi mereka terhadap ESG. Nanti kita lihat dalam waktu dekat. Mudah-mudahan bisa di semester kedua,” ujarnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags