DeepSeek akan Gandakan Jumlah Karyawan di Tengah Kompetisi AI China

- Minggu, 28 Juni 2026 | 16:20 WIB
DeepSeek akan Gandakan Jumlah Karyawan di Tengah Kompetisi AI China

Perusahaan kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, berencana menggandakan jumlah karyawan di setiap divisi. Rencana rekrutmen besar-besaran itu diumumkan melalui pernyataan di WeChat, platform pesan populer di China, pada akhir pekan lalu.

“Seiring perkembangan teknologi, kami berupaya untuk setidaknya menggandakan ukuran semua departemen,” tulis perusahaan yang berbasis di Hangzhou itu dalam unggahannya. DeepSeek belum pernah mengungkapkan jumlah karyawannya, meskipun laporan media menyebutkan perusahaan itu mempekerjakan kurang dari 200 orang tahun lalu.

Dalam unggahan tersebut, DeepSeek mencantumkan sejumlah posisi yang dicari, termasuk insinyur data, insinyur pengembangan, dan talenta teknis lintas disiplin AI. Perusahaan itu juga menyerukan agar talenta bergabung menyaksikan lahirnya era baru kecerdasan buatan umum (AGI).

“Umat manusia saat ini berada di ambang AGI. Bergabunglah dengan DeepSeek, alami perkembangan AGI secara langsung, dan duduklah di garis depan zaman untuk menyaksikan kelahiran era baru,” tulis perusahaan itu.

Langkah ekspansi ini terjadi saat DeepSeek berada dalam tahap akhir penggalangan dana sebesar 50 miliar yuan atau sekitar Rp132 triliun, salah satu yang terbesar di China. Menurut laporan Bloomberg, investor eksternal dalam putaran pendanaan terbaru, termasuk Tencent dan Dana Investasi Industri Kecerdasan Buatan Nasional, akan menginvestasikan sekitar 30 miliar yuan dengan valuasi sekitar 350 miliar yuan. Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, yang memulai perusahaan pada 2023, secara pribadi akan menginvestasikan sekitar 20 miliar yuan.

DeepSeek dikenal sebagai pionir AI di China dengan produk yang memiliki kinerja kuat meski dikembangkan dengan biaya jauh lebih rendah dibanding pesaing asal Amerika Serikat. Namun, perusahaan ini akhir-akhir ini menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari perusahaan AI lainnya di China. Penggalangan dana tersebut dapat memungkinkan DeepSeek menjadi lebih agresif dalam memasarkan layanan AI-nya secara global.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags