Misi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung di Venezuela setelah gempa bumi berkekuatan ganda mengguncang negara itu pada Kamis lalu. Hingga saat ini, setidaknya 920 orang dilaporkan tewas dan hampir 50.000 lainnya masih dinyatakan hilang.
Gempa bumi berkekuatan M7,2 dan M7,5 terjadi dalam selang waktu hanya 39 detik, menjadikannya gempa ganda langka dan yang terkuat sejak tahun 1900, menurut Survei Geologi AS (USGS). Organisasi tersebut bahkan memperkirakan jumlah korban tewas bisa melebihi 10.000 jiwa.
Video-video dari lokasi bencana memperlihatkan kepanikan warga yang berlarian keluar dari bangunan yang berguncang hebat, sementara gedung-gedung bertingkat runtuh menjadi puing-puing. Ribuan orang kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini.
Presiden Sementara Delcy Rodriguez menyatakan La Guaira, negara bagian pesisir yang berbatasan dengan Caracas, sebagai zona bencana. Warga setempat terlihat menggali reruntuhan dengan tangan kosong, sementara tim penyelamat berupaya mengirimkan air, makanan, dan obat-obatan melalui jalan raya Caracas-La Guaira yang sebagian rusak.
Bandara Caracas tidak beroperasi setelah mengalami kerusakan parah. Pasokan listrik di berbagai wilayah juga langka, memperparah kondisi para pengungsi dan korban selamat.
Artikel Terkait
Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dinilai Perluas Sumber Pembiayaan Nasional
Iran Serang Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memuncak
Mutasi Besar-besaran Polri: 1.121 Personel Dirotasi, Sejumlah Wakapolda dan Kapolda Berganti
Pramono Beberkan Prioritas Pembangunan Jelang 500 Tahun Jakarta