Perundingan Iran-AS di Swiss Dimulai, Qatar dan Pakistan Bertindak sebagai Mediator

- Minggu, 21 Juni 2026 | 21:30 WIB
Perundingan Iran-AS di Swiss Dimulai, Qatar dan Pakistan Bertindak sebagai Mediator

Pembicaraan lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) resmi digelar di Swiss dengan melibatkan Qatar dan Pakistan sebagai mediator. Proses diplomasi ini berlangsung pada siang hari waktu setempat dan menjadi babak baru dalam upaya mencari titik temu di tengah ketegangan yang membayangi kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri Qatar, dalam pernyataan resminya, mengonfirmasi dimulainya perundingan tersebut. Pemerintah Qatar menyatakan harapan agar pertemuan ini mampu menghasilkan kesepakatan yang menyeluruh dan bersifat permanen.

“Harapannya bahwa pertemuan-pertemuan ini akan mengarah pada kesimpulan perjanjian komprehensif dan permanen yang membahas semua aspek yang tercakup dalam Nota Kesepahaman,” demikian bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Al Jazeera, rekaman langsung memperlihatkan anggota delegasi AS memasuki ruang pertemuan di lokasi yang sama. Sejumlah tokoh penting hadir dalam negosiasi tersebut, antara lain Wakil Presiden AS JD Vance, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, serta Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

Dalam kesempatan itu, Vance menyampaikan bahwa Presiden AS Donald Trump telah membuka jalan bagi solusi diplomatik di Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa pemerintahan Trump berkomitmen untuk mencapai kesepakatan yang bersifat permanen.

“(Trump) memberi kami wewenang untuk menemukan solusi diplomatik untuk sejumlah masalah,” ujar Vance.

“Pertanyaannya adalah apakah kita dapat mengubah hubungan di Timur Tengah secara permanen,” tambahnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags