Permintaan maaf disampaikan langsung di ruang ganti. Assim Madibo, pemain tim nasional Qatar, mendatangi Ismael Kone setelah pertandingan Piala Dunia 2026 untuk meminta maaf atas tekel yang menyebabkan kaki gelandang Kanada itu patah.
Insiden tersebut terjadi pada laga kedua Grup B yang digelar di BC Place, Vancouver, Jumat dini hari WIB. Kanada, yang bertindak sebagai tuan rumah bersama, sukses menghancurkan Qatar dengan skor telak 6-0. Namun, kemenangan setengah lusin gol itu harus dibayar mahal dengan cedera serius yang dialami Kone.
Pada awal babak kedua, Kone diterjang tekel keras Madibo yang mengakibatkan tulang kaki kirinya patah. Wasit langsung menghadiahkan kartu merah kepada Madibo. Sementara itu, Kone dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi pada kakinya.
Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengonfirmasi bahwa Madibo telah menunjukkan penyesalan. “Pemain itu meminta maaf kepada Ismael. Dia datang ke ruang ganti dan meminta maaf kepadanya. Ismael memberi tahu tim tentang kejadian itu,” ujar Marsch.
Marsch menilai bahwa tekel tersebut tidak dilakukan dengan unsur kesengajaan. “Saya rasa dia tidak bermaksud melakukan tekel yang begitu brutal atau situasi yang mengerikan. Jadi saya tidak menyalahkannya untuk itu,” katanya.
Di sisi lain, Marsch mengaku tidak memahami reaksi yang ditunjukkan oleh bangku cadangan Qatar. “Yang mencoba memulai perkelahian tentang kartu merah padahal pelanggaran jelas baru saja terjadi yang menyebabkan kaki seorang pemain patah,” ucapnya.
Laga tersebut diwarnai dengan dua kartu merah untuk pemain Qatar, yang membuat mereka tampil dalam tekanan besar dan akhirnya dihancurkan oleh Kanada.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Insentif Guru Madrasah Non-ASN Rp1,5 Juta per Bulan Mulai Cair Akhir Juni 2026
AS vs Australia di Piala Dunia 2026: Duel Tim Pede Tinggi, Brasil Buru Kemenangan Perdana Lawan Haiti
Pemadaman Listrik Bergilir di Bogor-Depok Ganggu Pekerjaan WFH hingga Wawancara Kerja