Pelita Jaya Siapkan Strategi Khusus Redam Tiga Pemain Asing Bogor Hornbills di Final IBL 2026

- Kamis, 18 Juni 2026 | 19:45 WIB
Pelita Jaya Siapkan Strategi Khusus Redam Tiga Pemain Asing Bogor Hornbills di Final IBL 2026

Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk membatasi pergerakan tiga pemain asing Bogor Hornbills yang menjadi motor utama permainan lawan. Pertandingan pertama final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 akan berlangsung di Gelora Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Singleton, Stephaun Branch, Travin Thibodeaux, dan Kaleb Wesson adalah tiga pemain asing yang memiliki peran besar dalam membawa Hornbills melaju hingga partai puncak musim ini. Ketiganya dinilai menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi sejak awal pertandingan.

“Mereka pemain yang kuat, sangat bagus, bahkan Thibodeaux adalah MVP dan Wesson telah melakukan banyak hal bagus. Itu tantangan yang sangat berat bagi kami dan kami harus membuat pekerjaan mereka menjadi sulit sepanjang pertandingan,” ujar Singleton seusai memimpin latihan tim di GMSB, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Keberhasilan Hornbills untuk pertama kalinya mencapai final tidak terlepas dari konsistensi para pemain asing tersebut dalam menghadirkan ancaman bagi setiap lawan sepanjang musim. Oleh karena itu, Pelita Jaya tidak ingin meremehkan kekuatan tim lawan meskipun berstatus sebagai salah satu unggulan juara.

Singleton menjelaskan bahwa Hornbills merupakan lawan yang telah menunjukkan kualitasnya sejak musim reguler. Timnya pun sudah memahami tantangan yang akan dihadapi dalam seri final best-of-five. Branch, Thibodeaux, dan Wesson memiliki kemampuan mencetak angka, membangun serangan, serta mengubah jalannya pertandingan melalui aksi individu maupun kerja sama tim yang solid.

Meski demikian, pelatih asal Amerika Serikat itu menambahkan bahwa timnya juga memiliki kualitas pemain yang mampu mengimbangi kekuatan lawan. Fokus utama Pelita Jaya adalah menjalankan strategi dengan disiplin agar dapat mengurangi efektivitas permainan ketiga pemain asing tersebut.

Selain mempersiapkan taktik untuk meredam pemain asing lawan, Singleton menegaskan bahwa timnya ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang pada laga pertama final. Ia mengimbau para pemain tampil lebih baik dibandingkan saat seri semifinal guna menjaga performa di hadapan pendukung sendiri. Keberhasilan dalam pertandingan pembuka akan menjadi modal penting untuk mengarungi rangkaian final setelahnya.

Mantan pelatih Prawira Bandung itu meminta timnya tidak terbebani tekanan menjelang laga puncak. Menurutnya, tekanan merupakan bagian dari persaingan untuk menjadi juara dan harus diterima secara positif.

Singleton yang pernah mengantarkan Prawira menjuarai IBL 2023 menyebut fokus utama Pelita Jaya adalah menyelesaikan pekerjaan yang telah dibangun sejak awal persiapan musim. Setelah gagal memenuhi target pada musim lalu, ia melihat para pemain memiliki motivasi besar untuk menutup perjalanan musim ini dengan gelar juara IBL 2026.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar