15 Tim Nasional Berpeluang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Laga Kedua Fase Grup

- Kamis, 18 Juni 2026 | 21:45 WIB
15 Tim Nasional Berpeluang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Laga Kedua Fase Grup

Sebanyak 15 tim nasional memiliki peluang untuk memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah pertandingan kedua fase grup, meskipun setiap tim harus memenuhi syarat kemenangan yang ketat, termasuk dalam beberapa kasus harus saling mengalahkan.

Memastikan kelolosan lebih awal menjadi strategi krusial dalam turnamen sebesar Piala Dunia. Tim yang sudah dipastikan lolos dapat menyimpan pemain andalan mereka untuk menghadapi babak 32 besar yang lebih berat. Berikut adalah analisis peluang 15 tim tersebut berdasarkan hasil pertandingan perdana dan kondisi grup masing-masing.

Di Grup A, persaingan memanas antara Meksiko dan Korea Selatan. Meksiko memuncaki klasemen setelah menang 2-0 atas Afrika Selatan, sementara Korea Selatan di posisi kedua berkat kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko. Hanya satu dari kedua tim ini yang bisa lolos setelah pertandingan kedua, dan Meksiko yang bermain di hadapan pendukung sendiri dinilai lebih diunggulkan.

Sementara itu, Skotlandia berada di puncak Grup C setelah mengalahkan Haiti 1-0. Tim asuhan Andrew Robertson ini unggul atas dua tim unggulan, Brasil dan Maroko, yang harus puas bermain imbang 1-1. Namun, syarat untuk lolos terbilang berat: Skotlandia harus menang melawan Brasil di pertandingan berikutnya, sementara laga Maroko melawan Haiti harus berakhir imbang.

Di Grup D, Amerika Serikat dan Australia bersaing ketat. Amerika Serikat memimpin setelah menang telak 4-1 atas Paraguay, sedangkan Australia di posisi kedua setelah menang 2-0 atas Turki. Produktivitas gol yang tinggi membuat Amerika Serikat lebih diunggulkan, meskipun Australia tetap memiliki peluang.

Persaingan serupa terjadi di Grup E antara Jerman dan Pantai Gading. Jerman tampil perkasa dengan kemenangan 7-1 atas Curacao, sementara Pantai Gading menang tipis 1-0 atas Ekuador. Pengalaman dan materi pemain menjadi faktor yang membuat Jerman lebih berpeluang mengalahkan Pantai Gading.

Swedia menjadi pemuncak Grup F setelah menghancurkan Tunisia 5-1. Tim Biru-Kuning ini unggul atas Belanda yang hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang. Namun, syarat kelolosan Swedia tidak mudah: mereka harus menang melawan Belanda, sementara laga Jepang melawan Tunisia harus berakhir imbang.

Di Grup I, duel sengit antara Prancis dan Norwegia diprediksi akan ditentukan oleh performa dua bintang utama. Norwegia memimpin setelah menang 4-1 atas Irak, sedangkan Prancis di posisi kedua setelah menang 3-1 atas Senegal. Kylian Mbappe dan Erling Haaland sama-sama mencetak dua gol di pertandingan perdana, sehingga pertemuan kedua tim akan menjadi panggung pertarungan dua megabintang.

Argentina dan Austria bersaing di Grup J. Argentina memuncaki klasemen berkat hattrick Lionel Messi yang membawa timnya menang 3-0 atas Aljazair, sementara Austria menang 3-1 atas Yordania. Jika Messi kembali tampil gemilang, Argentina memiliki peluang lebih besar untuk lolos.

Kolombia menjadi pemuncak Grup K setelah mengalahkan Uzbekistan 5-1. Los Cafeteros unggul atas Portugal yang hanya bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo. Peluang Kolombia untuk lolos cukup besar karena mereka akan menjadi unggulan saat melawan RD Kongo, sementara Portugal diprediksi meraih kemenangan atas Uzbekistan.

Terakhir, di Grup L, Inggris dan Gana bersaing ketat. Inggris memimpin setelah menang 4-2 atas Kroasia, sedangkan Gana di posisi kedua setelah menang 1-0 atas Panama. Pengalaman dan produktivitas gol membuat Inggris lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar