Bos Konter di Ambarawa Ditemukan Tewas dalam Bagasi Mobil, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Bos Konter di Ambarawa Ditemukan Tewas dalam Bagasi Mobil, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku

Seorang pemilik konter ponsel di Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan tewas di dalam bagasi mobilnya sendiri di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis (6/8/2026) sore. Korban adalah Candra Waskito (25), pemilik Konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Ia diduga menjadi korban perampokan yang berujung pembunuhan.

Polisi telah menangkap dua terduga pelaku. Satu ditangkap tim gabungan Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah di Kota Semarang, satu lainnya di Kabupaten Semarang. Motif pembunuhan masih didalami penyidik.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini terungkap setelah dua karyawan korban, M Danu (21) dan M Fahmi (19), pulang dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB. Saat tiba di konter, mereka mengetuk pintu namun tidak ada respons. Keduanya lalu memutuskan pulang ke rumah masing-masing.

Saksi bernama Nurul mengatakan, sekitar pukul 03.00 WIB, Candra masih berada di dalam konter. "Jam tiga mereka baru datang dari Salatiga. Yang lain pulang, pemilik (Candra) masih di konter," ujar Nurul.

Keesokan harinya, Danu kembali ke konter untuk bekerja pada pukul 14.00 WIB. Pintu masih terkunci, dan saat mengintip dari celah pintu, ia melihat ruangan sudah berantakan. Danu lalu mendobrak pintu belakang dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Ambarawa.

Nurul menambahkan, sebelum pintu didobrak, nomor telepon Candra sudah tidak aktif. Sejumlah ponsel diduga hilang dari konter, dan mobil Honda Jazz milik Candra juga tidak berada di tempat.

"Mas Chandra dihubungi tidak aktif. Saya suruh anak-anak (karyawan) dobrak pintu dari belakang," katanya.

Penemuan Korban

Setelah menerima laporan dugaan pencurian dengan kekerasan, polisi mencari keberadaan Candra. Tak lama kemudian, korban ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Honda Jazz hitam miliknya yang terparkir di Kecamatan Gubug, Grobogan.

Di lokasi kejadian di Ambarawa, polisi menemukan bercak darah dan serpihan tulang. Sementara di lokasi penemuan korban, ada 53 ponsel yang masih berada di dalam mobil.

"Kalau pemeriksaan di konter ditemukan bercak darah, kemudian juga ada serpihan tulang. Dugaan sementara serpihan tersebut merupakan bagian dari tulang kepala korban. Tetapi saat ini kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Semarang," ujar AKBP Heru, Jumat (7/8/2026).

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa, termasuk keterkaitan antara perampokan di konter dengan penemuan korban di Grobogan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags