Arsenal dikabarkan segera menyelesaikan transfer gelandang asal Prancis, Manu Kone, dari AS Roma, sementara Nico Paz memilih untuk tetap bertahan di Como 1907 dan menolak peluang kembali ke Real Madrid. Dua kabar ini mewarnai bursa transfer musim panas Eropa yang mulai memanas.
Menurut laporan yang beredar, Arsenal telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Manu Kone. Klub asal London Utara itu kini tengah berupaya merampungkan negosiasi dengan Roma sebelum akhir bulan ini. Manajer Mikel Arteta menempatkan gelandang berusia 24 tahun tersebut sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah timnya.
Gazzetta dello Sport melalui CalcioMercato melaporkan bahwa Kone, yang saat ini tengah membela tim nasional Prancis di Piala Dunia 2026, sangat antusias dengan prospek bermain di Liga Inggris. Ia disebut lebih memilih Arsenal dibandingkan Atletico Madrid dan Inter Milan, dua klub yang juga intens memantaunya sepanjang musim lalu.
“Juara bertahan Liga Inggris dan finalis Liga Champions tersebut mewakili tantangan yang tepat yang dicari pemain Prancis itu, meskipun pihak manajemennya tidak terburu-buru untuk memaksakan penyelesaian selama Piala Dunia masih berlangsung,” demikian bunyi laporan tersebut.
Di sisi lain, Roma berada dalam tekanan untuk menjual Kone. Klub ibu kota Italia itu perlu menghasilkan keuntungan modal yang signifikan sebelum 30 Juni guna memenuhi perjanjian penyelesaian dengan UEFA. Borussia Dortmund dan Aston Villa belum mengajukan tawaran konkret untuk Matias Soulé, sehingga penjualan Kone menjadi solusi paling realistis.
Roma membanderol Kone dengan harga 50 juta euro. Jika kesepakatan terwujud, Roma akan meraup keuntungan sekitar 38 juta euro, mengingat nilai buku sisa sang pemain hanya sekitar 12 juta euro. Pelatih Gian Piero Gasperini disebut telah menyetujui rencana penjualan ini. Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk mengejar Mason Greenwood dan kemungkinan Crysencio Summerville. Sementara itu, Ismael Koné dari Sassuolo telah diidentifikasi sebagai pengganti ideal di lini tengah.
Sementara itu, kabar berbeda datang dari kubu Nico Paz. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemain muda asal Argentina itu akan tetap berseragam Como untuk musim 2026–2027. Keputusan ini diambil setelah Real Madrid mengikuti saran Jose Mourinho untuk memprioritaskan pengalaman dalam perencanaan skuad mereka.
Como, yang musim depan akan berlaga di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah, berencana terus mengandalkan jasa Nico Paz. Media Spanyol, AS.com, pertama kali melaporkan bahwa Paz telah memberi tahu Real Madrid tentang keinginannya untuk melanjutkan karier di Como setelah bertemu dengan direktur klub dan pelatih Mourinho.
Baik Real Madrid maupun Mourinho percaya pada bakat pemain berusia 21 tahun tersebut. Madrid kini telah membangun tim yang didominasi pemain berpengalaman seperti Denzel Dumfries, Marc Cucurella, dan Bernardo Silva. Nico Paz sendiri merupakan pemain permanen Como setelah menyelesaikan transfer dari Real Madrid pada tahun 2024. Namun, Madrid masih memiliki opsi untuk membawanya kembali ke klub, yang berlaku hingga tahun 2027.
Sky Sport Italia melaporkan bahwa Como semakin yakin dapat mempertahankan Nico Paz untuk musim depan. Meski demikian, pembicaraan antar klub masih berlangsung untuk menentukan formula transfer yang memungkinkan Paz bertahan di Como untuk musim ketiga secara berturut-turut.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Amankan Komitmen Pendanaan AIIB Senilai 17 Miliar Dolar AS untuk Proyek Pembangunan 2025–2029
Juru Parkir Brebes Bagi Rata Rp100 Ribu Hadiah Gagalkan Perampokan Rp3,6 Miliar
Niat Puasa Gabungan Muharram dan Senin-Kamis: Panduan Lengkap dan Keutamaannya
Kewajiban NIB dan KBLI bagi OTA Asing Dinilai Terobosan Ciptakan Keadilan Usaha di Indonesia