Dow Jones Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Nasdaq Tertekan Saham SpaceX dan AMD

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Dow Jones Cetak Rekor Penutupan Tertinggi, Nasdaq Tertekan Saham SpaceX dan AMD

Bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada perdagangan Rabu (5/8/2026) waktu setempat. Dow Jones Industrial Average mencetak rekor penutupan tertinggi, didorong optimisme atas kemajuan pembicaraan damai di Timur Tengah. Sementara itu, Nasdaq Composite melemah setelah saham SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD) tertekan pasca rilis laporan keuangan.

Sentimen positif datang dari sinyal kemajuan pembahasan kesepakatan antara Iran dan Oman. Rencana tersebut disebut akan memberikan Teheran kendali atas kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia. Harapan meredanya ketegangan geopolitik turut menekan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mengurangi kekhawatiran inflasi dan potensi kenaikan suku bunga The Federal Reserve.

"Ini memang sebuah kemajuan, tetapi pasar masih menunggu bukti nyata karena sudah terlalu sering menghadapi ketidakpastian dalam beberapa bulan terakhir," ujar Chief Market Strategist Slatestone Wealth, Kenny Polcari, dikutip dari Reuters, Kamis (6/8/2026).

Pada penutupan perdagangan, Dow Jones naik 263,18 poin atau 0,49 persen ke level 54.349,06. Sebaliknya, S&P 500 turun 13 poin atau 0,17 persen menjadi 7.723,52, sedangkan Nasdaq Composite melemah 221,55 poin atau 0,83 persen ke posisi 26.363,44.

Tekanan terbesar terhadap Nasdaq berasal dari saham SpaceX yang anjlok 13,6 persen. Meski pendapatan perusahaan hampir dua kali lipat dan rugi operasional menyusut pada laporan keuangan perdana sejak melantai di bursa, investor mengkhawatirkan besarnya belanja perusahaan untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan pembangunan pusat data. Saham AMD juga turun 7 persen meski memproyeksikan pendapatan kuartalan di atas ekspektasi pasar, karena investor menginginkan bukti pertumbuhan yang lebih kuat dari investasi AI.

Di sisi lain, Dow Jones mendapat dukungan dari penguatan saham Amgen sebesar 4,6 persen setelah penjualan kuartal II naik 9 persen. Saham Disney juga menguat 3,6 persen setelah membukukan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi analis, sementara Eli Lilly melonjak 4,9 persen usai menaikkan proyeksi pendapatan sepanjang tahun.

Dari sisi ekonomi, laporan ADP menunjukkan sektor swasta AS hanya menambah 44.000 lapangan kerja pada Juli, mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja. Sementara itu, indeks aktivitas sektor jasa versi Institute for Supply Management (ISM) naik tipis menjadi 54,1 dari 54,0 pada Juni. Angka tersebut masih menunjukkan ekspansi karena berada di atas level 50, meski sedikit di bawah perkiraan ekonom sebesar 54,5.

"Pasar tenaga kerja masih relatif stabil, namun konflik dengan Iran tetap menjadi perhatian utama investor karena berpotensi memicu tekanan inflasi dan memengaruhi kebijakan The Fed," ujar Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari.

Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan resmi pemerintah AS yang akan dirilis pada Jumat. Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September turun menjadi 54,9 persen dari 58,3 persen sepekan sebelumnya, mencerminkan ekspektasi pasar yang mulai mereda terhadap pengetatan kebijakan moneter.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags