Proline Resmi IPO di BEI, Targetkan Dana Hingga Rp62,75 Miliar

- Kamis, 18 Juni 2026 | 10:20 WIB
Proline Resmi IPO di BEI, Targetkan Dana Hingga Rp62,75 Miliar

PT Prodia Diagnostic Line Tbk atau Proline, anak usaha dari PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), resmi melangkah ke bursa dengan menargetkan perolehan dana segar hingga Rp62,75 miliar melalui penawaran umum perdana saham atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten PRDL.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan pada Kamis, 18 Juni 2026, perseroan berencana menerbitkan sebanyak 522,9 juta saham. Jumlah tersebut setara dengan 30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga yang dipatok selama masa penawaran awal atau book building berkisar antara Rp100 hingga Rp120 per saham, sehingga potensi dana yang diraup berada di kisaran Rp52,29 miliar hingga Rp62,75 miliar.

Bersamaan dengan aksi korporasi ini, Proline juga akan menjalankan program Alokasi Saham Pegawai atau Employee Stock Allocation (ESA). Jumlah saham yang dialokasikan untuk program ini maksimal 36,6 juta lembar, setara dengan 7 persen dari total saham yang ditawarkan dalam IPO. Harga pelaksanaan ESA pun disamakan dengan harga saham pada saat penawaran umum.

Perusahaan yang berdiri sejak 2010 ini bergerak sebagai produsen alat kesehatan In Vitro Diagnostic (IVD). Selain memproduksi reagen dan instrumen IVD, Proline juga menjalankan laboratorium kalibrasi yang bertugas melakukan pengujian alat ukur secara berkala. Dalam kegiatan produksinya, perseroan merakit alat kesehatan dengan merek sendiri, merek distributor, maupun merek prinsipal yang terbagi dalam empat kategori utama, yaitu Kimia Klinik, Hematologi, Imunologi, dan Biomolekular, serta Instrumen dengan total 1.083 stock keeping unit (SKU) aktif.

Untuk mengawal proses pencatatan saham ini, Proline menunjuk Sucor Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek atau Lead Underwriter. Meski demikian, perseroan masih membuka peluang bagi underwriter lain untuk turut serta dalam aksi korporasi ini.

Adapun jadwal pelaksanaan IPO telah ditetapkan. Masa penawaran awal berlangsung pada 18 hingga 23 Juni 2026, dilanjutkan dengan masa penawaran umum pada 1 hingga 7 Juli. Saham PRDL dijadwalkan resmi dicatatkan di BEI pada 9 Juli 2026.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar