"Ada bule yang memviralkan (IKN), mereka kaget seperti kecolongan. Dan katanya sejak saat itu, diperketat masuk ke IKN," kata Hersubeno.
Rocky Gerung kemudian mempertanyakan, mengapa proyek IKN seolah ditutup-tutupi. Sebab jika memang itu proyek negara, maka semua harus jelas.
"IKN kalau mau disebut proyek negara, semua warna negara harus tahu sampai mana proyeknya berlangsung," lanjut Rocky Gerung.
"Dia bukan bule, dia adalah orang yang kritis terhadap pembangunan IKN. Dia memang ingin memperlihatkan kepada Warga Negara Indonesia bahwa ada yang nggak bener di IKN," ia menambahkan.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Nvidia Pilih Malaysia, BKPM Soroti Kekurangan SDM Komputer Indonesia
Skutik Tetap Berjaya, Pasar Motor 2025 Tumbuh Tipis di Tengah Tekanan Daya Beli
PNBP ESDM Tembus Rp138 Triliun, Lampaui Target Meski Migas Terseok
Listrik Menyala di 1.500 Desa, Bahlil: Ini Wujud Keadilan Sosial