IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Tembus Level 5.889 Setelah Jatuh dari Level Psikologis 6.000

- Rabu, 03 Juni 2026 | 12:35 WIB
IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Tembus Level 5.889 Setelah Jatuh dari Level Psikologis 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhempas keluar dari level psikologis 6.000 pada perdagangan sesi pertama, Rabu (3/6/2026) siang, setelah ambles nyaris lima persen. Indeks acuan bursa saham nasional itu ditutup melemah 305,95 poin atau 4,94 persen ke posisi 5.889,48, mencerminkan tekanan jual yang masif di seluruh lini.

Data perdagangan mencatat, dari total saham yang diperdagangkan, hanya 38 saham yang berhasil bertahan di zona hijau. Sebaliknya, sebanyak 752 saham terpaksa terpuruk ke zona merah, sementara 169 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan. Volume transaksi tercatat mencapai 23,51 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp14,86 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 1,77 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar atau market cap pun terkoreksi menjadi Rp10.334 triliun.

Seluruh indeks sektoral tanpa terkecuali kompak berada di wilayah negatif. Sektor yang mencatat pelemahan paling dalam adalah sektor bahan baku yang anjlok 10,25 persen, disusul oleh sektor energi yang merosot 7,16 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa aksi jual tidak hanya terjadi pada saham-saham tertentu, melainkan merata di hampir semua sektor industri.

Di tengah lautan merah, beberapa saham justru mencatatkan penguatan signifikan. Saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 20,95 persen ke level Rp635. Disusul oleh PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang naik 18,92 persen menjadi Rp440, dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) yang menguat 14,71 persen ke posisi Rp78.

Sementara itu, tekanan jual paling berat dialami oleh PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) yang terpangkas 15 persen menjadi Rp935. PT Petrosea Tbk (PTRO) juga ikut merosot 15 persen ke angka Rp4.080, dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) turun dengan persentase yang sama, yakni 15 persen, ke level Rp68.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar