Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan sesi pertama perdagangan, Jumat (29/5/2026), dengan melesat 1,43 persen ke level 6.217,88. Pergerakan positif ini terjadi setelah indeks sempat dibuka di zona merah pada level 6.122,77 dan bahkan menyentuh titik terendah harian di angka 6.111,97. Kondisi tersebut menunjukkan adanya aksi beli yang kuat setelah tekanan di awal sesi.
Sepanjang perdagangan siang ini, sebanyak 335 saham berhasil menguat, sementara 352 saham lainnya masih berada dalam posisi melemah, dan 272 saham tercatat stagnan. Aktivitas transaksi berlangsung cukup ramai dengan nilai perdagangan mencapai Rp16,04 triliun serta volume sebanyak 20,28 miliar saham. Angka ini mencerminkan tingginya minat investor di tengah volatilitas pasar.
Mayoritas indeks sektoral turut mencatatkan penguatan. Beberapa indeks utama seperti LQ45, IDX30, JII, dan ISSI kompak berada di zona hijau. Namun, indeks SRI-KEHATI justru tercatat melemah, menjadi satu-satunya pengecualian di antara indeks acuan lainnya. Sementara itu, dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor berhasil berbalik arah ke zona positif setelah sebelumnya tertekan.
Sektor energi melonjak hingga 3 persen, infrastruktur melompat 3,18 persen, dan bahan baku mencatat kenaikan signifikan sebesar 4,69 persen. Sektor siklikal juga ikut menguat 2,26 persen. Di sisi lain, beberapa sektor masih bergulat di zona merah, antara lain sektor keuangan, properti, kesehatan, dan nonsiklikal. Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan bahwa pemulihan belum merata di semua lini.
Dari jajaran saham, tiga emiten memimpin daftar top gainers. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 25 persen, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 24,75 persen, dan PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) yang menguat 24,69 persen. Sebaliknya, posisi top losers dihuni oleh PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang turun 14,79 persen, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang melemah 14,46 persen, serta PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang terkoreksi 14,41 persen.
Artikel Terkait
KPK Dalami Dugaan Bupati Pekalongan Nonaktif Manfaatkan Pekerja Outsourcing untuk Mobilisasi Politik Pilkada 2024
Kemenag Pastikan Pendidikan 350 Santri Padepokan Padang Ati Tetap Berjalan Usai Pimpinannya Jadi Tersangka Pencabulan
Kemendagri Desak Kementerian Segera Lengkapi Administrasi Pencairan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera
Guru Ditemukan Tewas di Kamar Kos Semarang, Tak Ada Tanda Kekerasan