Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, selamat dari kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan mobil dinas yang ditumpanginya ringsek setelah menabrak bagian belakang sebuah truk. Dalam peristiwa yang terjadi di Kecamatan Pantai Cermin, Solok, pada Selasa (19/5/2026) itu, Vasko mengaku tubuhnya terlindung oleh kantong udara atau airbag saat benturan keras terjadi.
Kecelakaan tersebut dialami Vasko dalam perjalanan menuju Padang, usai menyelesaikan serangkaian agenda kerja bersama Dinas Perhubungan di Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan itu baru selesai pada pukul 01.00 WIB dini hari. Politikus Partai Gerindra itu menyatakan bahwa kondisinya kini mulai membaik dan ia tetap melanjutkan tugas kenegaraan.
“Kondisi aman, sehat. Kita sekarang langsung bertugas lagi. Kita mau berangkat ke Jakarta bertemu dengan Pak Menteri Bappenas untuk persiapan perencanaan pembangunan Sumbar ke depan,” kata Vasko.
Menurut pengakuannya, saat kecelakaan terjadi ia tengah duduk di kursi depan mobil dinas jenis Hyundai Palisade. Vasko mengaku masih sadar penuh ketika benturan keras terjadi. Ia menegaskan bahwa keberadaan airbag menjadi faktor utama yang menyelamatkannya dari cedera yang lebih parah.
“Saya sadar, kok. Saya duduk di depan dan benturannya kencang sekali. Untung masih ada airbag mobil, jadi bisa terlindungi,” ujarnya.
Meskipun demikian, Vasko mengaku mengalami sejumlah memar dan luka-luka di beberapa bagian tubuh. Setelah menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit, ia memastikan bahwa kondisinya masih dalam batas aman dan tidak mengganggu aktivitasnya sebagai pejabat daerah. Rencananya, ia akan segera bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan Kepala Bappenas guna membahas perencanaan pembangunan Sumatera Barat ke depan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sampaikan Pidato Kerangka Ekonomi Makro di Paripurna DPR, Bahas RAPBN 2027
Mourinho Dikabarkan Minta Real Madrid Bajak Rodri, Gvardiol, dan Bernardo Silva dari Manchester City
Menhan Sjafrie Bantah Beri Izin Lintas Udara ke AS, Tegaskan Kerja Sama Pertahanan Hormati Kedaulatan
Danantara Klaim Saham BUMN Solid di Tengah Tekanan Pasar, Yield Tembus 10-11 Persen