Kai Havertz menjadi penentu kemenangan tipis Arsenal atas Burnley dengan skor 1-0 dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Inggris musim 2025/26 yang berlangsung di Emirates Stadium, Selasa dini hari, 19 Mei 2026. Gol semata wayang penyerang asal Jerman itu tercipta pada babak pertama dan langsung mengokohkan posisi tim besutan Mikel Arteta di puncak klasemen.
Tambahan tiga poin ini membuat Arsenal unggul lima angka atas Manchester City yang berada di peringkat kedua. Meski demikian, keunggulan tersebut belum bisa membuat The Gunners bernapas lega. Sebab, The Citizens masih memiliki tabungan dua pertandingan yang belum dimainkan.
Jika Manchester City mampu konsisten meraih kemenangan di sisa laga, maka perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini baru akan terjawab pada pekan terakhir. Pada laga pamungkas nanti, Arsenal dituntut memenangi pertandingan melawan Crystal Palace demi menjaga asa mengangkat trofi.
Di sisi lain, hasil minor ini tidak lagi membawa dampak berarti bagi Burnley. Tim tamu sudah dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris musim ini dan terpuruk di peringkat ke-19 dengan koleksi 21 poin.
Sejak menit awal, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola di hadapan pendukung sendiri. Peluang berbahaya pertama lahir pada menit ke-13 melalui Kai Havertz, disusul tembakan jarak jauh Leandro Trossard yang masih membentur tiang gawang beberapa saat kemudian.
Bukayo Saka juga sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-34. Namun, penyelesaian akhirnya masih bisa digagalkan oleh barisan pertahanan lawan.
Setelah terus mengurung pertahanan Burnley, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Havertz sukses menanduk bola hasil umpan sepak pojok untuk membawa Arsenal memimpin 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Burnley mencoba merespons dan memberikan perlawanan. Sebuah kesalahan dari Eberechi Eze di lini tengah memicu serangan balik cepat yang dipimpin oleh Jaidon Anthony. Beruntung bagi tuan rumah, tembakan Anthony masih melayang di atas mistar gawang David Raya yang sudah telanjur maju.
Arsenal nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-54, tetapi sepakan Eze kembali digagalkan oleh mistar gawang. Menjelang akhir laga, Trossard juga gagal memaksimalkan bola muntah dari sepak pojok setelah tendangan voli kaki kirinya menyamping. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dalam laga tersebut, Arsenal menurunkan formasi 4-3-3 dengan David Raya di bawah mistar, lini belakang diisi Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel, dan Riccardo Calafiori. Lini tengah diperkuat Declan Rice, Martin Odegaard, serta Eberechi Eze, sementara trisula depan dihuni Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Leandro Trossard.
Sementara itu, Burnley tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Max Weiss sebagai kiper. Barisan pertahanan diisi Kyle Walker, Axel Tuanzebe, Maxime Esteve, dan Lucas Pires. Di lini tengah, Lesley Ugochukwu dan Florentino berperan sebagai gelandang bertahan, sementara Loum Tchaouna, Hannibal Mejbri, serta Jaidon Anthony mendukung Zian Flemming sebagai ujung tombak.
Artikel Terkait
Trump Tunda Serangan ke Iran Setelah Negosiasi Nuklir Dinilai Sangat Positif
AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran, Tuntut Penyerahan Uranium dan Hentikan Klaim Ganti Rugi Perang
Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Radikalisme Usai Bermain Gim Online, Dapat Pendampingan Psikologis
PSM Makassar Terancam Denda Rp340 Juta dan Sanksi Berat Usai Suporter Rusuh Lawan Persib