Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin sore, 18 Juni 2026. Para pejabat mulai berdatangan sekitar pukul 15.30 WIB untuk mengikuti pertemuan yang hingga saat ini belum diketahui agenda resminya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjadi salah satu yang pertama tiba di lokasi. Ketika ditemui awak media, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pokok pembahasan rapat. “Nanti kita lihat,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, juga belum bersedia membeberkan isi pertemuan. Ia memilih untuk menunggu hingga diskusi selesai sebelum memberikan pernyataan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang tampak hadir, memberikan respons serupa. “Wah belum tahu, saya diundang saja nih. Nanti habis meeting baru kita ngomong ya,” kata Purbaya.
Selain ketiga menteri tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, juga terlihat memasuki area Istana. Kehadiran para pemangku kebijakan fiskal, moneter, dan investasi ini mengindikasikan bahwa pertemuan membahas isu strategis terkait stabilitas ekonomi nasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai agenda yang dibahas dalam pertemuan tertutup tersebut.
Artikel Terkait
Panitia Akomodasi Penggunaan Flare Suporter di Laga PSM vs Persib, Kapolres: Sudah Dikoordinasikan
Menkeu Bantah Pelemahan Rupiah Mirip Krisis 1998, Sebut Fundamental Ekonomi Kini Jauh Lebih Kokoh
Pemain Muda Persib Dion Mark Bela Rekan yang Ditendang Suporter saat Kericuhan di Parepare
IHSG Anjlok 1,85% ke 6.599, Terseret Aksi Jual Masif dan Pelemahan Rupiah