Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan performa gemilang pada putaran keenam Kejuaraan Dunia Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Memulai lomba dari posisi ke-20, ia berhasil menyelesaikan balapan di urutan kedelapan, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat persaingan ketat di kelas tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima, pebalap Honda Team Asia itu mampu menembus kepadatan rombongan tengah hingga barisan depan. Ia mengamankan delapan poin penting setelah melewati garis finis dengan selisih waktu kurang dari satu detik dari pemenang balapan. Kemenangan pada Minggu, 17 Mei 2026, itu diraih oleh Maximo Quiles dari tim CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan catatan waktu 32 menit 28,964 detik. Alvaro Carpe dan David Munoz melengkapi posisi podium di belakangnya.
Veda sebetulnya mencatatkan posisi start ke-21 dari hasil sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Namun, ia mendapat keuntungan setelah pebalap SIC58 Squadra Corse dijatuhi penalti mundur 12 tempat, sehingga Veda memulai balapan dari posisi ke-20. Sejak lap awal, ia tampil agresif. Dalam beberapa putaran pertama, ia perlahan merangsek naik hingga ke urutan ke-13.
Persaingan di grup depan berlangsung sangat ketat, dengan posisi yang terus berganti. Pada pertengahan balapan, Veda sempat menembus posisi kesembilan. Karakter sirkuit Barcelona yang lebar membuat aksi saling salip terjadi hampir di setiap tikungan. Veda bahkan sempat turun ke posisi ke-14 saat balapan menyisakan dua putaran. Namun, ia menunjukkan kemampuan pemulihan yang impresif pada lap terakhir untuk kembali naik dan finis di posisi kedelapan.
Sementara itu, Maximo Quiles tampil luar biasa setelah memulai balapan dari posisi ketujuh. Meskipun sempat mendapat peringatan batas lintasan, ia mampu menjaga ritme dan merebut posisi terdepan dalam duel sengit pada lap-lap akhir. Pebalap Brian Uriarte yang sempat memimpin cukup lama harus puas finis keempat, sedangkan David Almansa melengkapi posisi lima besar. Pebalap Malaysia, Hakim Danish, finis di posisi ketujuh, satu tingkat di depan Veda.
Tambahan delapan poin dari balapan Catalunya membuat Veda kini mengoleksi 58 poin. Koleksi poin tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen sementara. Ia menyamai perolehan poin milik Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, namun kalah dalam hitungan hasil terbaik sehingga berada satu tingkat di bawah pebalap Italia tersebut.
Puncak klasemen masih dikuasai Maximo Quiles dengan 140 poin setelah kemenangan dramatisnya di Catalunya. Ia unggul jauh dari Adrian Fernandez yang berada di posisi kedua dengan 76 poin. Sementara itu, posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dengan 73 poin.
Artikel Terkait
Jakarta Bhayangkara Presisi Juara Liga Champions Voli Asia 2026, Lolos ke Kejuaraan Dunia Antarklub
70.758 Jemaah Haji Indonesia Lunasi Dam, Kemenag Ingatkan Waspada Penipuan
Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Tidak Berubah pada 17-23 Mei 2026, Berlaku untuk Seluruh Pelanggan PLN
Malaysia dan Indonesia Sepakat Rayakan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026