Seorang pengemudi mobil dengan sengaja menabrakkan kendaraannya ke sekelompok pejalan kaki di pusat Kota Modena, Italia utara, pada Sabtu sore, mengakibatkan tujuh orang terluka, empat di antaranya menderita luka parah. Insiden yang berlangsung singkat namun dramatis itu sontak mengguncang kota yang biasanya tenang tersebut.
Wali Kota Modena, Massimo Mezzetti, menyampaikan keterangan awal berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian. Menurutnya, pengemudi yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu tampak sengaja mengarahkan mobilnya ke trotoar. “Ia menabrak sepeda, kemudian menabrak seorang wanita yang mengalami luka parah dengan kedua kakinya remuk,” ujar Mezzetti kepada media lokal dan kantor berita ANSA, sebagaimana dilaporkan pada Minggu (17/5/2026).
Setelah menabrak korban, mobil tersebut terus melaju hingga akhirnya menghantam jendela sebuah toko. Pelaku kemudian keluar dari kendaraannya sambil membawa pisau di tangan. “Ia terlihat memegang pisau, tetapi tidak berhasil menusuk siapa pun. Tampaknya ia memang berniat menabrak orang,” tambah Mezzetti.
Polisi yang tiba di lokasi segera menangkap pengemudi tersebut dan saat ini tengah melakukan interogasi untuk menggali motif di balik aksi brutal itu. “Kita perlu memahami apa yang ada di balik tindakan ini. Tapi ini adalah peristiwa yang dramatis,” kata Mezzetti.
Sementara itu, seorang saksi mata yang kepalanya berdarah akibat insiden tersebut menuturkan bahwa mobil melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan Emilia Centro, kawasan yang sangat ramai pada akhir pekan. “Saya mendengar benturan dan melihat orang-orang tertabrak,” ujarnya. Ia juga mengaku berhasil menyelamatkan diri dengan menjatuhkan tubuh ke tanah saat mobil mendekat.
Saksi lain menduga pengemudi berada dalam pengaruh alkohol atau narkoba. “Dia tampak tidak dalam keadaan normal,” katanya. Beberapa pejalan kaki yang menyaksikan kejadian itu segera mengejar mobil pelaku saat mencoba melarikan diri. Mereka bahkan berhasil melucuti senjata pelaku setelah ia mengeluarkan pisau.
Atas keberanian warga yang bertindak cepat, Wali Kota Mezzetti menyampaikan rasa terima kasihnya. “Mereka menunjukkan keberanian dan tanggung jawab sipil yang luar biasa,” ucapnya. Namun, ia juga mengakui bahwa peristiwa tersebut meninggalkan luka mendalam. “Saya sangat terguncang. Apa pun itu, ini sangat serius. Jika ternyata itu adalah serangan yang direncanakan, konsekuensinya akan jauh lebih serius,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Xabi Alonso Sepakat Tangani Chelsea, Kontrak Empat Tahun Tinggal Diumumkan
Chelsea Gagal Manfaatkan Momentum, McFarlane Sesali Kekalahan Tipis dari City di Final Piala FA
Sudirman Said: Modal Sosial Jusuf Kalla Jadi Tameng Hadapi Disinformasi
Prabowo Yakin Fundamental Ekonomi Tetap Kuat di Tengah Rupiah Tembus Rp 17.600 per Dolar AS