Lewat pernyataan resminya, Korea Utara tak main-main mengecam Amerika Serikat. Alasannya? Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Bagi Pyongyang, langkah Washington ini bukan cuma salah, tapi sebuah pelanggaran serius terhadap kedaulatan sebuah negara berdaulat. Mereka menyebutnya cerminan dari watak jahat dan brutal.
Pernyataan keras itu disiarkan oleh kantor berita resmi KCNA, Minggu lalu. Melalui Kementerian Luar Negerinya, pemerintah Korut tak segan menyebut tindakan AS sebagai upaya hegemonik yang sama sekali tak bisa diterima.
“Kementerian Luar Negeri Pyongyang dengan keras mengecam tindakan Amerika Serikat yang mencari hegemoni dan dilakukan di Venezuela,”
demikian penjelasan seorang juru bicara, seperti dilansir AFP.
Menurut mereka, insiden ini cuma satu dari banyak contoh. Ia kembali memperlihatkan karakter sesungguhnya Amerika di mata dunia. “Insiden ini adalah contoh lain yang dengan jelas kembali menegaskan sifat Amerika Serikat yang jahat dan brutal,” lanjut sang juru bicara tanpa tedeng aling-aling.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi: Presiden Terkurung, Staf Strategis Didesak Mundur
Ridwan Kamil dan Atalia Resmi Berpisah Setelah 29 Tahun
Pencarian Syafiq Ridhan di Gunung Slamet: Tongkat dan Doa Seorang Ayah di Hutan Belantara
Royman dan Alarm Demokrasi: Saat Watchdog Dihantam di Morowali