Kekecewaan masih menyelimuti pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, setelah timnya harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor tipis 0-1 pada partai final Piala FA. Ia menilai bahwa The Blues gagal memanfaatkan momentum penting yang sempat tercipta selama pertandingan berlangsung.
Menurut McFarlane, Chelsea sebenarnya sempat menunjukkan dominasi permainan, terutama pada akhir babak pertama dan awal babak kedua. Namun, momen tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol oleh anak asuhnya. Sebaliknya, City justru berhasil memanfaatkan peluang yang mereka miliki untuk menghukum kecerobohan tim lawan.
“Saya pikir kami punya momentum pada akhir babak pertama, saya pikir kami juga punya momentum pada awal babak kedua. Jika kami bisa memanfaatkan momentum itu dan mencetak gol, pertandingan akan berjalan sangat berbeda tapi kami tak bisa melakukannya,” ujar McFarlane dalam pernyataan resmi yang dikutip dari situs klub.
Di sisi lain, McFarlane menekankan bahwa Chelsea saat ini hanya membutuhkan konsistensi dalam performa untuk dapat meraih lebih banyak kemenangan di masa mendatang. Ia meyakini bahwa skuad asuhannya memiliki potensi besar, namun perlu kerja keras serta penanaman mentalitas juara, terutama oleh pelatih yang nantinya akan menggantikannya secara permanen.
“Kami tahu apa yang bisa dilakukan tim ini. Mereka perlu melakukannya dengan lebih konsisten. Mereka memperlihatkan tahun ini ketika mereka berada di level terbaik, mereka sangat sulit dikalahkan,” bebernya.
“Ini adalah kumpulan pemain yang sangat bertalenta, ada banyak kualitas di grup ini. Saya pikir mereka memberikan segalanya hari ini dan mencoba memenangkan trofi untuk klub ini,” paparnya menambahkan.
Artikel Terkait
Kemenkeu Bantah Klarifikasi Hoaks soal Menkeu Purbaya Persilakan Investor Asing Hengkang
Xabi Alonso Sepakat Tangani Chelsea, Kontrak Empat Tahun Tinggal Diumumkan
Iran Disebut Mampu Bertahan dari Gempuran Israel-AS Berkat Persiapan Perang Selama Puluhan Tahun
Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Pacitan, BMKG: Belum Ada Laporan Kerusakan