PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berencana mengalihkan seluruh saham treasuri yang dimilikinya, sebanyak 98,9 juta lembar, kepada pihak pengendali perseroan, Japfa Pte Ltd. Jumlah saham yang akan dialihkan itu setara dengan 0,84 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan.
Proses pengalihan saham treasuri tersebut dijadwalkan berlangsung pada periode 20 hingga 26 Mei 2026. Informasi ini disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Minggu (17/5/2026). Meski demikian, hingga saat ini perusahaan belum mengungkapkan harga pelaksanaan yang akan digunakan dalam transaksi pengalihan saham tersebut.
Sebelum merencanakan langkah ini, JPFA telah menjalankan program pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp470 miliar. Program tersebut berlangsung sejak April 2025 hingga 10 April 2026. Nilai buyback itu setara dengan sekitar dua persen dari total saham perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Di tengah proses pengalihan saham treasuri kepada pengendali, JPFA kembali mengumumkan rencana buyback baru dengan nilai yang lebih besar, mencapai Rp528 miliar. Perusahaan menyebutkan, jika memperoleh persetujuan, periode buyback baru akan dimulai setelah seluruh saham treasuri hasil program sebelumnya habis digunakan, hingga batas waktu 29 April 2027.
Dalam pelaksanaannya, pembelian kembali saham dapat dilakukan baik melalui bursa maupun di luar bursa. Untuk transaksi yang berlangsung di pasar, perseroan akan melibatkan perantara pedagang efek yang telah terdaftar.
Artikel Terkait
Kemenag Pantau Hilal di 88 Titik, Awal Dzulhijjah 1447 H Diprediksi 18 Mei 2026
Pembersihan Lumpur Pascabencana di Sumatera Nyaris Rampung, Capai 99,86 Persen
Polri Targetkan 1.500 Satuan Pelayanan Gizi Beroperasi pada 2026
PSM Makassar Incar Akhiri Kutukan Gol Kontra Persib di Laga Kandang Terakhir Musim Ini