Tradisi Pindapata akan menjadi salah satu rangkaian utama dalam perayaan Waisak Nasional 2026 yang dipusatkan di kawasan Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Mei mendatang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, sebagai bagian dari persiapan menyambut detik-detik Waisak 2570 BE.
Pindapata sendiri merupakan praktik berdana dalam ajaran Buddha, di mana umat memberikan makanan atau kebutuhan pokok kepada Bhikkhu Sangha sebagai wujud penghormatan dan kebajikan. Dalam konteks perayaan Waisak, tradisi ini menjadi momen bagi umat Buddha untuk berpartisipasi langsung dan mempererat kebersamaan menjelang puncak perayaan nasional. Panitia pelaksana dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) telah mengumumkan bahwa lebih dari 50 Bhikkhu Sangha akan mengikuti prosesi tersebut di kawasan Candi Mendut.
Perayaan Waisak Nasional Indonesia 2570 BE/2026 mengusung tema “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan: Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia.” Puncak acara akan berlangsung pada 31 Mei 2026 pukul 15.44.44 WIB di kawasan Candi Borobudur, yang menjadi pusat seluruh rangkaian kegiatan. Sebelumnya, sejumlah agenda telah disusun secara bertahap, mulai dari Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan pada 3 Mei, bakti sosial kesehatan pada 23–24 Mei, pengambilan Air Dharma pada 29 Mei, hingga pengambilan Api Abadi dan Pindapata pada 30 Mei.
Panitia mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Pindapata di Candi Mendut, yang tidak hanya menjadi ritual keagamaan tetapi juga simbol kepedulian dan solidaritas antarumat. Dengan lokasi yang berdekatan dengan Candi Borobudur, rangkaian acara ini diharapkan dapat berjalan khidmat dan melibatkan partisipasi publik secara luas.
Artikel Terkait
Arus Balik Libur Kenaikan Yesus Kristus Meningkat, Volume Kendaraan Menuju Jakarta Naik Hingga 39 Persen
Kemenag Pantau Hilal di 88 Titik untuk Tentukan Iduladha 2026
Menteri Agama Pimpin Sidang Isbat Penentuan Awal Zulhijah 1447 H
Indosat dan Lintasarta Resmi Menambah Modal Anak Usaha dengan Inbreng Aset Fiber Optik Rp2,5 Triliun