Gelandang serang Barcelona, Fermin Lopez, dengan tegas membantah pernyataan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang menuduh klubnya telah “mencuri” gelar juara La Liga dari Madrid. Menurut Fermin, tuduhan tersebut tidak berdasar karena Barcelona justru tampil lebih dominan ketimbang Real Madrid di era keemasan mereka.
Sebelumnya, Perez melontarkan pernyataan kontroversial dengan mengklaim bahwa kepemimpinan wasit telah menyebabkan Madrid kehilangan tujuh gelar La Liga. Ia menilai, seharusnya klub yang dipimpinnya bisa meraih 14 gelar juara, bukan hanya tujuh. Tuduhan ini sontak memicu reaksi dari kubu Barcelona.
Fermin menegaskan bahwa kehadiran pemain-pemain legendaris seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez menjadi bukti bahwa Barcelona tidak perlu mencuri gelar. Menurutnya, tim asuhan Pep Guardiola dan Luis Enrique saat itu memang superior di kompetisi domestik.
“Apa yang dikatakan Florentino Perez tidak mungkin benar karena Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez bermain di era itu. Tidak mungkin Barcelona mencuri gelar La Liga,” ujar Fermin dalam sebuah wawancara.
Musim ini, Barcelona berhasil mengunci gelar juara La Liga dengan keunggulan 14 poin atas Real Madrid, menyisakan tiga pertandingan. Perez sebelumnya menilai bahwa kegagalan timnya menjadi juara disebabkan oleh keputusan wasit yang dianggap merugikan Madrid hingga mencapai 18 poin. Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat bantahan keras dari kubu Barcelona yang menganggapnya sebagai upaya mengalihkan perhatian dari prestasi mereka.
Artikel Terkait
Investasi Asing ke Indonesia Masih Tertinggal di ASEAN, Pengamat Soroti Birokrasi Berbelit dan Ekonomi Rente
Manchester City Kalahkan Chelsea 1-0 di Final Piala FA, Gol Semenyo Jadi Penentu
Xabi Alonso Sepakat Tangani Chelsea, Kontrak Empat Musim
Bareskrim Turun Tangan Usut Kasus Narkoba yang Libatkan Dua Perwira Polisi di Kaltim