TP PKK Pusat Pantau Langsung Imunisasi Anak Zero Dose di Lampung, Target 100 Persen dalam Sebulan Setengah

- Selasa, 12 Mei 2026 | 18:15 WIB
TP PKK Pusat Pantau Langsung Imunisasi Anak Zero Dose di Lampung, Target 100 Persen dalam Sebulan Setengah

Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Yane Ardian Bima Arya, melakukan pemantauan langsung terhadap mobilisasi dan monitoring intervensi imunisasi bagi anak zero dose di Provinsi Lampung. Langkah ini merupakan bagian dari kolaborasi antara TP PKK Pusat dan TP PKK daerah untuk menangani anak-anak yang sama sekali belum pernah menerima satu dosis imunisasi dasar rutin.

Dalam kunjungannya, Yane memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK setempat yang berani menargetkan capaian intervensi hingga 100 persen dalam waktu satu setengah bulan. Ia menyampaikan kekagumannya saat memberikan sambutan pada Acara Ramah Tamah Agenda Kunjungan PKK di Rumah Dinas Gubernur Mahan Agung, Senin (11/5/2026).

“Saya cukup bahagia ketika mendengar begitu komitmen Ibu Gubernur beserta dengan rekan-rekan yang dalam waktu satu setengah bulan targetnya 100 persen. Bismillah ya aman ya, bisa, insyaallah kita doain. Tapi sudah mencapai di atas 90 saja, 90 persen itu sudah sangat luar biasa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).

Yane menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program zero dose, sehingga tidak ada lagi anak yang luput dari imunisasi. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan menggandeng TP PKK untuk turun langsung ke masyarakat, terutama di wilayah dengan angka zero dose yang masih tinggi, guna memberikan intervensi dan edukasi secara tepat sasaran.

Menurutnya, peran TP PKK sangat strategis dalam mendukung upaya pemerintah menekan berbagai persoalan sosial, termasuk peningkatan kesehatan anak. Hal ini didukung oleh keberadaan kader TP PKK yang aktif hingga ke tingkat akar rumput.

“Nah, inilah peran PKK yang sangat strategis dengan 10 program pokoknya yang bisa membantu pemerintah untuk menurunkan angka-angka fenomena sosial tersebut. Saya sangat mengapresiasi ketua Tim Penggerak PKK di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kader-kader TP PKK berkontribusi penting dalam mendukung berbagai program pemerintah. Oleh karena itu, pembinaan dan edukasi perlu terus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga dasawisma, agar intervensi yang dilakukan dapat menjangkau masyarakat secara luas.

“Dengan kita turun ke Provinsi Lampung, nanti dari provinsi melakukan edukasi terus ke kota, kabupaten, lalu ke kecamatan, kelurahannya, sampai ke dasawisma. Tujuan kita untuk meningkatkan derajat kesehatan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Staf Ahli Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Marlina La Ode Ahmad, Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Lampung.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar