Persaingan di papan bawah Super League 2025/2026 memasuki fase paling menegangkan dengan hanya menyisakan dua laga penentuan, namun nasib Persis Solo dan Madura United masih belum sepenuhnya aman dari jeratan degradasi ke Liga 2. Kedua tim kini berada dalam posisi yang kontras; Persis Solo tercecer di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, sementara Madura United sedikit lebih lega setelah unggul empat poin di atas zona merah. Meski demikian, drama perebutan tiket bertahan di kasta tertinggi dipastikan belum usai, dan Persis Solo masih memiliki secercah peluang untuk selamat meski harus melewati skenario yang berat.
Situasi yang dihadapi Persis Solo bisa dibilang sangat kritis. Dengan selisih empat poin dari Madura United yang berada di batas aman, Laskar Sambernyawa tidak memiliki pilihan lain selain menyapu bersih dua pertandingan tersisa. Mereka dijadwalkan menghadapi Dewa United pada pekan ke-33 sebelum bertandang ke markas Persita Tangerang di pekan terakhir. Jika mampu meraih dua kemenangan, Persis Solo akan mengakhiri musim dengan total 34 poin. Namun, dua kemenangan itu saja ternyata belum cukup untuk memastikan keselamatan mereka.
Selain wajib menang, Persis Solo juga harus berharap Madura United terpeleset dalam dua pertandingan terakhir. Skenario ideal bagi Persis adalah Madura United gagal menang dalam dua laga sisa, artinya maksimal Laskar Sape Kerrab hanya boleh meraih dua poin tambahan. Madura United sendiri masih harus menghadapi PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar. Jika Madura United kalah dalam dua pertandingan tersebut, mereka akan tetap bertahan dengan 32 poin dan otomatis disalip Persis Solo apabila berhasil menyapu bersih kemenangan.
Sementara jika Madura United meraih dua hasil imbang, poin mereka akan sama-sama menjadi 34 dengan Persis Solo. Dalam situasi itu, Persis Solo berhak unggul karena memiliki catatan head to head yang lebih baik atas Madura United. Pada pertemuan putaran pertama, kedua tim bermain imbang 1-1, sedangkan di putaran kedua, Persis Solo berhasil menang dengan skor 2-1.
Di sisi lain, meski masih dibayangi ancaman degradasi, posisi Madura United sejatinya jauh lebih menguntungkan. Laskar Sape Kerrab hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan diri tetap bertahan di Super League musim depan. Jika berhasil menang sekali saja dalam dua laga terakhir, Madura United akan mengoleksi minimal 35 poin, jumlah yang sudah tidak mungkin lagi dikejar Persis Solo. Artinya, kemenangan atas PSIM Yogyakarta atau PSM Makassar akan langsung mengubur harapan Persis Solo bertahan di kasta tertinggi.
Secara matematis, peluang Persis Solo memang masih terbuka. Namun, dari sisi psikologis dan jadwal pertandingan, tekanan berada sepenuhnya di kubu Laskar Sambernyawa. Dewa United merupakan salah satu tim paling konsisten musim ini dan dikenal memiliki lini depan yang tajam. Setelah itu, Persis juga harus menghadapi Persita Tangerang yang tampil cukup solid saat bermain di kandang. Sementara itu, Madura United memiliki peluang realistis untuk mencuri poin. Meski menghadapi lawan berat seperti PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar, satu kemenangan saja sudah cukup untuk memastikan keselamatan mereka. Momentum dan mental bertanding diperkirakan akan menjadi faktor penentu dalam dua pekan terakhir ini.
Dengan selisih poin yang tipis dan tekanan besar di akhir musim, persaingan menghindari degradasi dipastikan berlangsung dramatis hingga pekan terakhir Super League 2025/2026.
Artikel Terkait
Baleg DPR Percepat Pembahasan RUU Satu Data Indonesia sebagai Prioritas Pembangunan Nasional
Puan Desak Antisipasi Judi Online Usai Penggerebekan Markas di Jakarta Barat
Inspeksi Mendadak KSP Temukan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jakbar Kotor dan Tak Layak, Dudung Ancam Tutup
KIBI Dorong Penguatan Ilmu Biomedik demi Wujudkan Layanan Kesehatan Presisi di Indonesia