Kontroversi Unggahan Instagram Mbappe saat Madrid Terpuruk Tuai Kecaman Suporter

- Selasa, 12 Mei 2026 | 11:31 WIB
Kontroversi Unggahan Instagram Mbappe saat Madrid Terpuruk Tuai Kecaman Suporter

Kekalahan Real Madrid dari Barcelona dalam laga El Clasico belum sepenuhnya reda, tetapi kontroversi baru justru telah meledak di luar lapangan. Sorotan tajam kini mengarah kepada Kylian Mbappe, yang tidak tampil karena cedera, namun justru menjadi pusat perbincangan publik usai sebuah unggahan di Instagram Story-nya viral dan dinilai mengejek situasi timnya yang sedang terpuruk.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Barcelona tampil dominan dan memastikan kemenangan 2-0 melalui gol tendangan bebas indah Marcus Rashford serta penyelesaian Ferran Torres. Hasil tersebut sekaligus mengunci gelar La Liga bagi Blaugrana untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Los Blancos, yang kini tertinggal 14 poin dari rival abadinya dengan hanya tiga pertandingan tersisa. Peluang Real Madrid untuk mempertahankan gelar dipastikan sirna.

Di tengah tekanan besar yang dihadapi tim, Mbappe justru membuat publik gaduh. Saat Madrid sudah tertinggal 0-2, ia mengunggah foto layar televisi yang menampilkan pertandingan El Clasico, disertai tulisan “Hala Madrid” dan emoji hati putih. Alih-alih mendapat simpati, unggahan tersebut justru memancing amarah sebagian besar suporter Los Blancos. Banyak fans menilai waktu unggahan itu sangat tidak sensitif karena dilakukan ketika tim sedang terpuruk di lapangan.

“Saya bisa mendengar suara tawanya dari sini,” tulis salah seorang fans di media sosial.

“Mengunggah ini saat mereka tertinggal dua gol. Dia sedang mengejek mereka,” imbuh fans lainnya.

Reaksi keras langsung membanjiri laman komentar. Sebagian pendukung merasa Mbappe sengaja menunggu Madrid tertinggal sebelum mengunggah dukungannya. Namun, tidak sedikit pula fans yang mencoba membela mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut. Mereka menilai Mbappe menjadi sasaran empuk atas buruknya performa Real Madrid musim ini.

“Jika saya mencetak 40 gol per musim dan setengah dari penggemar menyalahkan saya karena tim tidak berjalan dengan baik, saya juga akan melempar susu ke arah mereka dengan cara ini,” tulis seorang fans yang membela Mbappe.

Meski demikian, kritik terhadap Mbappe tetap mendominasi. Banyak yang menilai unggahan itu memperlihatkan kurangnya empati terhadap situasi klub. “Dia bisa saja merekam berita di awal pertandingan saat skor masih 0-0. Tapi dia malah duduk di sana menunggu kami mencetak gol agar dia bisa merekam – dan skornya sudah 2-0. Sungguh tercela,” komentar fans lainnya.

Kontroversi ini semakin memperbesar tekanan terhadap Mbappe di musim pertamanya bersama Real Madrid. Sejak kedatangannya, ekspektasi publik memang sangat tinggi. Namun hingga kini, kehadiran sang bintang dinilai belum mampu membawa kestabilan permainan maupun atmosfer positif di ruang ganti. Secara individu, performa Mbappe tetap impresif dengan kontribusi gol yang konsisten sepanjang musim. Sayangnya, kegagalan Madrid bersaing di papan atas membuat kritik terus mengalir kepadanya. Sementara itu, penyerang timnas Prancis itu masih menjalani pemulihan cedera hamstring yang dialaminya saat menghadapi Real Betis pada akhir April lalu.

Real Madrid kini dituntut segera bangkit saat menghadapi Real Oviedo pada 14 Mei mendatang. Namun setelah kekalahan pahit di El Clasico dan drama internal yang terus mencuat, suasana di sekitar klub jelas sedang jauh dari ideal.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar