Dia menduga Harimau Sumatera terganggu oleh aktivitas masyarakat yang masuk ke habitatnya. “Kami menduga bukan masyarakat sekitar, tapi masyarakat luar. Ini peringatan keras kepada siapapun agar tidak melukai harimau," kata petugas BKSDA Sumbar, Dian Indriati, melalui keterangan tertulis.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Lamborghini Batal Luncurkan SUV Listrik Lanzador, Beralih ke Hybrid
Warner Bros Pertimbangkan Tawaran Revisi Paramount untuk Gagalkan Akuisisi Netflix
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India