Cuaca ekstrem di Labuan Bajo memaksa pemerintah mengambil langkah tegas. Mulai 26 Desember lalu, seluruh aktivitas kapal wisata di kawasan itu dihentikan sementara. Larangan ini bakal berlaku setidaknya hingga awal tahun baru, 1 Januari 2026. Keputusan ini bukan tanpa sebab, melainkan respons langsung setelah insiden nahas tenggelamnya kapal pinisi KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo.
Kapal itu diketahui membawa pelatih tim wanita Valencia CF beserta keluarganya. Menurut informasi, dari sebelas orang yang ada di kapal, empat wisatawan asal Spanyol masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus berlangsung.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, menyampaikan keprihatinan mendalam pemerintah atas musibah tersebut. Ia menegaskan, larangan berlayar ini diambil sebagai langkah antisipatif, semata-mata untuk mengutamakan keselamatan.
"Kami mengimbau seluruh pelaku usaha wisata, operator kapal, serta wisatawan untuk mematuhi arahan otoritas dan tidak melakukan aktivitas wisata bahari hingga kondisi cuaca dinyatakan aman," kata Ni Luh.
Larangan ini sejalan dengan peringatan dini dari BMKG yang memprediksi cuaca buruk, angin kencang, dan gelombang tinggi hingga beberapa hari ke depan. Jadi, ini langkah pencegahan, bukan sekadar himbauan biasa.
Di lapangan, Kantor Syahbandar Labuan Bajo sudah tak lagi mengeluarkan surat izin berlayar untuk kapal wisata. Ni Luh menambahkan, masa berlakunya larangan ini fleksibel. Bisa diperpanjang, bisa juga dipersingkat, semuanya tergantung bagaimana kondisi cuaca nantinya membaik.
"Apabila ada kapal wisata yang melakukan pelayaran tanpa surat izin berlayar, tentu sanksi akan diberikan oleh aparat terkait. Tapi, kami berharap agar tidak ada satupun yang nekat," imbuhnya.
Jadi, pesannya jelas. Pemerintah serius soal ini. Bagi pelaku usaha atau wisatawan yang masih nekat melaut saat peringatan berlaku, siap-siap saja menghadapi konsekuensinya. Keselamatan, kata mereka, adalah yang utama. Dan saat alam menunjukkan amarahnya, langkah terbaik memang menepi dan menunggu.
Artikel Terkait
Mantan Kepala Desa Ditusuk Usai Salat Jumat di Bogor
Pendaftaran Kartu Layanan Gratis Dibuka Kembali di CFD Jakarta
Kapolri Lepas 22 Kontainer Bantuan untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
Dewa United Tundukkan 10 Pemain PSM, Raih Kemenangan 2-0 di Parepare