MURIANETWORK.COM - Mantan kepala desa Ciherang Pondok, HASJ (55), menjadi korban penusukan usai menunaikan salat Jumat. Peristiwa yang mengagetkan warga ini terjadi di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (13/2) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Pelaku berinisial M. H. langsung diamankan warga dan kini telah ditahan polisi bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan.
Kronologi Penusukan di Depan Masjid
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden berlangsung singkat namun penuh kekerasan. HASJ baru saja keluar dari masjid usai salat Jumat dan hendak pulang. Di pintu keluar, ia tiba-tiba dihadang oleh pelaku. Tanpa banyak kata, M. H. langsung melancarkan serangan dengan senjata tajam jenis pisau ke arah korban.
Kapolsek Caringin AKP Jajang menjelaskan detail kejadian tersebut. "Saat korban hendak pulang melalui pintu keluar masjid, pelaku tiba-tiba menghadang dan langsung melakukan penusukan menggunakan senjata tajam jenis pisau yang mengenai bagian perut sebelah kiri korban," paparnya kepada wartawan.
Respons Cepat Warga dan Penanganan Korban
Suasana yang semula tenang langsung berubah ricuh. Jeritan dan teriakan memecah konsentrasi jemaah lain yang baru keluar. Melihat aksi brutal itu, sejumlah warga yang berada di lokasi segera bergerak. Mereka berhasil menahan pelaku untuk mencegah kemungkinan amuk massa dan menunggu kedatangan aparat.
Sementara itu, korban yang mengalami luka tusuk di bagian perut segera mendapat pertolongan pertama. Dalam kondisi yang memprihatinkan, HASJ kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, perkembangan kondisi kesehatannya masih terus dipantau.
Proses Hukum Berjalan
Petugas dari Polsek Caringin yang tiba di lokasi kemudian mengambil alih penanganan pelaku. Selain itu, tim penyidik juga mengamankan barang bukti kunci dari TKP, yaitu sebuah pisau yang diduga kuat menjadi alat kejahatan.
AKP Jajang menegaskan bahwa proses hukum telah dimulai. "Pelaku beserta barang bukti satu buah pisau telah kami amankan di Mako Polsek Caringin untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegasnya.
Penyelidikan terhadap motif di balik penusukan ini masih terus digali oleh pihak kepolisian. Polisi juga mendalami hubungan antara korban dan pelaku untuk mengungkap akar permasalahan yang memicu aksi kekerasan di tempat ibadah tersebut.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Soroti Peran Dukungan Masyarakat bagi Pejuang Kanker di Pameran Lukisan
Klenteng Ling Hok Bio Semarang Bersiap Sambut Imlek 2026
Festival Imlek 2026 di Bundaran HI Ramai Dikunjungi Ribuan Warga
Polda Riau Latih Intensif 244 Personel Tim RAGA Jelang Ramadan 2026