MURIANETWORK.COM - PSM Makassar kembali harus menelan kekalahan di kandang sendiri. Bertanding di Stadion BJ Habibie, Sabtu sore, Juku Eja takluk 0-2 dari Dewa United FC pada laga pekan ke-21 Super League. Hasil ini semakin memperjelas tantangan konsistensi yang dihadapi tim asuhan Tomas Trucha, sekaligus menempatkan mereka di posisi ke-13 klasemen sementara dengan catatan pertahanan yang masih rapuh.
Dominasi Lawan dan Momen Penentu
Sejak awal laga, pola permainan sudah terbaca. Dewa United menguasai alur pertandingan dengan penguasaan bola terstruktur dan distribusi umpan yang sabar. PSM, yang memilih bertahan dan mengandalkan serangan balik, kesulitan merebut inisiatif. Tekanan demi tekanan berhasil ditahan hingga babak pertama berakhir tanpa gol, memberikan sedikit harapan bagi suporter yang memadati tribun.
Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-75. Victor Luiz menerima kartu merah, memaksa PSM bermain dengan sepuluh pemain di sisa waktu yang krusial. Struktur pertahanan pun mulai goyah.
“Vico melepaskan tendangan bebas yang meluncur deras, gagal diantisipasi Reza Arya,” ujar seorang analis yang mengamati pertandingan, menggambarkan gol pembuka Dewa United di menit ke-90. Suasana hening seketika menyelimuti stadion.
Keadaan semakin berat bagi tuan rumah. Memanfaatkan kelengahan di masa injury time, Alex Martins berhasil menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan bagi tim tamu.
Catatan Evaluasi Pasca-Kekalahan
Kekalahan ini bukan sekadar insiden, melainkan cerminan dari beberapa persoalan mendasar yang perlu segera diatasi manajemen dan pelatih.
Konsistensi yang Masih Hilang
Di bawah Tomas Trucha, PSM belum menunjukkan stabilitas performa. Dari lima laga terakhir, hanya satu kemenangan yang berhasil direbut. Tren positif usai menahan Semen Padang dan mengalahkan PSBS Biak kembali terputus. Dalam liga yang panjang, inkonsistensi seperti ini akan menyulitkan tim untuk meraih posisi aman, apalagi mengejar papan atas.
Artikel Terkait
Barbarez Ungkap Kunci Bosnia Lolos ke Piala Dunia Usai Singkirkan Italia
Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Tumbang dari Bosnia di Playoff
Brian Uriarte Puas Raih Poin di Austin, Persaingan Sengit dengan Veda Ega Berlanjut
Italia Tersingkir, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti