IDXChannel – Kabar baik mulai muncul dari lintas Bekasi–Cikarang. Pemulihan layanan KRL perlahan menunjukkan titik terang. Evakuasi sarana dan prasarana dilakukan bertahap, dan akhirnya uji coba operasional pertama berhasil dijalankan. Kata kuncinya: aman.
Menurut VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, uji coba ini bukan sekadar formalitas. “Ini bagian penting untuk memastikan prasarana, persinyalan, dan keselamatan benar-benar siap,” ujarnya, Rabu (29/4/2026). Semua proses, katanya, dilakukan dengan sangat hati-hati. Keselamatan tetap nomor satu.
Rangkaian kereta uji coba kode CL-125.4008 tercatat melintas di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 11.55 WIB. Sekadar uji coba memang, tapi ini langkah nyata. Pemulihan nggak akan dilakukan sekaligus, melainkan bertahap. Semua tergantung hasil evaluasi dan pengujian selanjutnya.
Di sisi lain, perhatian utama KAI saat ini masih tertuju pada korban. Jumlahnya cukup banyak. Hingga kini tercatat 107 orang terdampak. Dari angka itu, 16 orang meninggal dunia, dan 91 lainnya luka-luka. Beberapa sudah bisa pulang tepatnya 43 penumpang sementara sisanya masih dirawat di rumah sakit.
Barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian juga nggak luput dari perhatian. KAI berjanji akan mendata semuanya, lalu mengembalikan secara bertahap kepada keluarga. Mekanismenya, kata mereka, sudah terkoordinasi.
Untuk memudahkan akses informasi, KAI menyiagakan posko di dua tempat. Pertama, di Stasiun Bekasi Timur khusus untuk keluarga korban. Kedua, di Stasiun Gambir buat melayani penumpang KA Jarak Jauh yang terdampak, termasuk urusan pengembalian bea tiket.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ucap Anne lagi. “Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, dan keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan.”
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Prabowo Ledek Trenggono Soal Pingsan dan Sindir Berat Badan Kapolri di Groundbreaking Hilirisasi
Uji Coba Operasional KRL Rute Bekasi–Cikarang Berjalan Lancar Pasca Insiden Tabrakan Maut
Trump Kecam Kanselir Jerman Merz yang Dinilai Anggap Wajar Kepemilikan Nuklir Iran
Bank Dunia Peringatkan Harga Energi Global Berpotensi Naik 24 Persen pada 2026 Akibat Konflik Timur Tengah