Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri Pengguna Plastik, Rapat Koordinasi Digelar Besok

- Senin, 27 April 2026 | 18:55 WIB
Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri Pengguna Plastik, Rapat Koordinasi Digelar Besok

IDXChannel – Ada sinyal segar dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, soal kemungkinan hadirnya stimulus baru. Kali ini, sasarannya adalah para pelaku usaha yang pakai plastik dalam produksinya. Rencananya, insentif ini bakal dibahas tuntas dalam rapat koordinasi yang dijadwalkan pada Selasa (28/4/2026).

Menurut Airlangga, pembahasan ini nggak main-main. Tim satuan tugas khusus bakal dilibatkan. Tujuannya, biar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan bisa mendorong produktivitas industri yang terkait.

“Besok kita akan bahas dalam rapat dengan tim satgas di sini. Besok di sini,” ujar Airlangga saat ditemui awak media di kantornya, Senin (27/4/2026).

Ditanya lebih lanjut soal bentuk stimulusnya apakah insentif pajak atau kemudahan lain Airlangga masih irit bicara. Ia belum mau membeberkan detail sebelum rapat resmi digelar. “Tunggu besok baru akan dibahas,” tambahnya pendek.

Rapat yang dimaksud bakal melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Perekonomian Nasional. Satgas ini dibentuk pemerintah dengan mandat khusus: mengawal momentum pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global. Di sisi lain, salah satu peran utamanya adalah melakukan debottlenecking istilah keren buat upaya mengidentifikasi, mengurai, dan menyelesaikan hambatan regulasi maupun operasional yang menyumbat laju investasi dan kegiatan usaha di lapangan.

Nah, dalam konteks industri plastik, Satgas diharapkan bisa mencari solusi yang seimbang. Antara mendukung pelaku usaha terutama di sektor makanan, minuman, dan kemasan dengan komitmen lingkungan yang sudah digaungkan pemerintah. Menurut sejumlah pengamat, kehadiran stimulus ini diprediksi jadi respons pemerintah untuk menjaga daya saing industri domestik. Soalnya, industri ini lagi tertekan kenaikan biaya produksi dan dinamika harga komoditas global yang nggak menentu.

Gimana kelanjutannya? Kita tunggu saja hasil rapat besok.

(Febrina Ratna Iskana)

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar