MILAN Suasana di San Siro lagi-lagi panas. Bukan karena gol, tapi karena cemoohan. Rafael Leao, bintang AC Milan, kembali jadi sasaran ejekan suporter sendiri saat laga melawan Juventus, Minggu kemarin. Kejadian ini makin memperkuat dugaan kalau pemain asal Portugal itu bakal angkat kaki dari San Siro pada bursa transfer musim panas nanti.
Dini hari tadi, saat Milan menjamu Juventus di Serie A, para fans kembali menunjukkan rasa frustrasi mereka. Leao ditarik keluar pada menit ke-80, digantikan Christopher Nkunku. Begitu ia berjalan meninggalkan lapangan dari sisi yang cukup jauh dari bangku cadangan suara siulan dan ejekan terdengar jelas. Tak ada ampun.
Ini bukan pertama kalinya. Dua pekan lalu, kejadian serupa terjadi saat Milan kalah telak 0-3 dari Udinese di kandang sendiri. Waktu itu pun Leao dicemooh. Polanya mulai kelihatan, dan ini bukan pertanda baik.
Menariknya, pelatih Massimiliano Allegri tetap memberi dukungan. Saat Leao akhirnya sampai di bangku cadangan, Allegri menyambutnya dengan tos dan berkata, “Bagus sekali.” Setidaknya itu yang dikutip dari Football Italia.
Soal performa, Leao memang sedang mandul. Ia belum mencetak gol di Serie A sejak 1 Maret lalu. Tapi jangan salah, kontribusinya tetap ada. Pekan lalu, ia memberi assist untuk gol kemenangan Adrien Rabiot lawan Hellas Verona. Dan saat melawan Juventus, umpan kuncinya nyaris berbuah gol sayang tembakan Alexis Saelemaekers cuma membentur mistar dari posisi emas.
Di luar lapangan, rumor sudah berembus kencang. Leao dikaitkan dengan sejumlah klub besar Liga Inggris dan Barcelona. Hubungannya yang semakin renggang dengan suporter jelas jadi faktor yang nggak bisa diabaikan. Kalau situasi begini terus, bukan mustahil ia memilih pergi.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Hukum Jamin Hak Pro dan Kontra soal Prabowo, Tapi Pemakzulan Punya Syarat Berat
Raptors Samai Kedudukan Usai Kalahkan Cavaliers 93-89 di Laga Keempat Playoff NBA
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Efisiensi Bukan Sekadar Potong Anggaran di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Veda Ega dan Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah di Jerez, Bukti Regenerasi Pembalap Indonesia Makin Nyata