Polisi akhirnya menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan perlakuan tak manusiawi di daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Jogja. Angka yang cukup besar, ya. Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bereaksi keras. Mereka berharap tempat penitipan anak ini ditutup permanen. Tidak tanggung-tanggung.
"KPAI berharap ada perlindungan dari LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) karena ada beberapa keluarga anak korban yang didatangi orang tidak dikenal," ujar Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, kepada wartawan pada Senin (27/4/2026).
"Dan tentu saja KPAI berharap agar daycare ini ditutup permanen," tegasnya.
Di sisi lain, KPAI juga mendorong adanya evaluasi besar-besaran terhadap pengelolaan daycare di Kota Yogyakarta. Bukan cuma soal izin, tapi juga pembinaan. Mereka ingin mendata mana daycare yang sudah berizin dan mana yang belum. Lalu, setelah itu, semua pengelola dan tempat penitipan anak harus dibina. Biar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Menurut Diyah, beberapa daycare yang pernah bermasalah dan ditangani KPAI biasanya memang berorientasi bisnis semata. Abaikan aturan, apalagi izin pendirian. "Dan biasanya daycare seperti ini juga abai dengan masyarakat sekitar, tidak izin tokoh masyarakat atau perangkat desa. Kalau menurut aturan pendirian harus seizin dinas pendidikan setempat dan pemerintah kota/kabupaten setempat," jelasnya.
Nah, yang bikin lebih merinding, Diyah menilai kasus kekerasan di Little Aresha ini sifatnya sistematis. Bukan sekadar oknum nakal. "Artinya seolah ada SOP bahwa anak-anak pada jam tertentu mendapatkan perlakuan kaki atau tangan diikat dan orang tua tidak boleh melihat langsung, serta dilakukan masif oleh pengasuh maka seolah sudah ada instruksi demikian," ungkapnya.
Ia pun mendorong penyelidikan lebih dalam. Sampai ke level pimpinan dan pemilik yayasan. Soalnya, kejadian ini sudah berlangsung lama, berulang, dan intens. Bukan kejadian yang tiba-tiba muncul.
Sebelumnya, polisi menggerebek daycare Little Aresha pada Jumat (24/4) lalu. Saat penggerebekan, petugas mendapati anak-anak dalam kondisi terikat. Pemandangan yang tentu saja memilukan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel Usai Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon
MNC Asia Holding Banding Atas Putusan PN Jakarta Pusat yang Bebankan Kerugian NCD ke Broker
Inter Milan Gagal Amankan Kemenangan, Ditahan Imbang Torino 2-2
MNC Group Banding, Nilai Banyak Kejanggalan dalam Putusan Kasus NCD Unibank