Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku sudah tak mau memaksakan kehendaknya soal lokasi konser BTS. Awalnya, ia memang punya keinginan agar acara itu digelar di Jakarta International Stadium (JIS). “Ya namanya juga Gubernur Jakarta, wajar-wajar aja,” ujarnya.
Ia mengungkapkan hal itu kepada awak media di Jakarta Selatan, Minggu lalu.
Namun begitu, rencana itu mendapat tentangan. Di tengah proses negosiasi dengan promotor, justru para penggemar BTS atau ARMY yang memprotes keras. Mereka tak setuju jika JIS jadi pilihan. Uniknya, kritik paling personal justru datang dari dalam rumahnya sendiri.
“Anak saya juga Army, sampai saya bangun tidur diketok pintu. ‘Dad, ngapain ngurusin Army? Sudahlah biar yang Army bisa menikmati’,”
kata Pramono menirukan perkataan anaknya.
Mendengar protes itu, Pramono pun memutuskan untuk mundur. Ia berjanji tak akan lagi urusi atau berkomentar tentang tempat konser. Semuanya ia serahkan pada pihak promotor dan, sambil tertawa, “kepada Gusti Allah.”
Menurutnya, mayoritas ARMY lebih menginginkan konser digelar di Gelora Bung Karno (GBK). Kini, ia mengaku legowo dan ikhlas jika akhirnya JIS tidak terpilih.
“Waduh ARMY-nya marah semua sama saya. Anak saya bilang, ‘Udah lah bapak biar mainnya di GBK aja’. Kali ini saya ngalah. Kalau main di GBK juga enggak apa-apa,”
tambahnya.
Artikel Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Tambrauw Terbukti Masih Berstatus ASN dan Terima Gaji Ganda
Erick Thohir Apresiasi Keberanian John Herdman Beri Debut Pemain Termuda Timnas Indonesia
Dokter Gia Pratama: Air Putih Murni Kunci Optimalisasi Kerja Ginjal
Warga Vietnam Dideportasi Usai Praktik Dokter Gigi Ilegal di Ciputat