"Prabowo itu adalah abang saya. Boleh ditanya di Jakarta siapa saya," kata dia lagi.
Tak cukup sampai di situ, ia juga mengatakan bahwa NKRI harga mati adalah istilah yang sudah ketinggalan zaman.
Saat ini, lanjut Sugeng, NKRI adalah harga diri yang harus dipertaruhkan.
"Sekarang harga diri, masa kini dan masa yang datang. Itulah harapan kita, kalau masa lalu buat kenangan yang indah, yang jelek buang kali (sungai)," kata Sugeng.
Selain itu, calon Bupati Kudus ini pun memberikan kesempatan pada orang-orang di sekitarnya untuk bertanya.
"Jelas? Jelas nggak? Boleh bertanya, silakan," kata Sugeng.
Sejauh ini, masih belum jelas partai apa yang akan mengusung Sugeng menjadi calon Bupati Kudus.
Hingga berita ini ditulis, tvOnenews belum menerima konfirmasi mengenai maksud dari perkataan pria tersebut
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor
Prabowo Mundur dari Ketum IPSI Usai 34 Tahun, Fokus ke Tugas Presiden
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT Kasus Pemerasan