MURIANETWORK.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunari Sadikin menanggapi bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran pada pemerintahan 2024-2029.
Dalam bocoran di media sosial soal susunan kabinet, Menkes Budi Gunadi digadang-gadang akan menjadi menteri keuangan (Menkeu) di pemerintahan baru. Menkes Budi merespons dengan gurauan, yang mana mengaitkan zaman Presiden RI ke-2 Soeharto.
"Kalau ada posisi kayak zamannya Pak Harto jadi Menteri Penerangan yang ngurusin wartawan, aku mau jadi Menteri Penerangan," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/5/2024).
Saat ditanya lebih lanjut, Menkes Budi tidak mengiyakan maupun menepis isu tersebut.
Menkes Budi mengaku keputusan kabinet pemerintahan baru akan ditentukan oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto.
"Itu kan pembicaraan teman-teman wartawan, yang memutuskan kan nanti presiden yang memilih," jelasnya. Selain itu, Budi mengaku akan memberi contoh kepada masyarakat saat usianya akan memasuki 60 tahun.
Dia menuturkan ada hal lain yang ingin dilakukannya saat usianya tak lagi muda dengan ikut lomba lari marathon di Berlin, Jerman. "Kenapa? Sebagai Menkes mesti kasih contoh, kan, hidup sehat," tegasnya.
Terlepas dari itu, Menkes Budi memberikan saran kepada pemerintahan terpilih untuk tidak sembarang memilih Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan. Dia menilai pendidikan dan kesehatan menjadi modal utama dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.
Sebab, Indonesia harus meningkatkan pemasukannya dengan memaksimalkan bonus demografi agar tidak menjadi negara kelas menengah selama-lamanya, atau terjebak dalam middle income trap.
Pendidikan dan kesehatan, kata dia, menjadi dua faktor penting dalam mewujudkan hal tersebut "Jadi, Pak Prabowo, Pak Jokowi, pilih menteri apapun terserah, tapi Menteri Pendidikan dan Kesehatan jangan salah pilih," pintanya
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Puncak Ibadah Haji di Mina Berakhir, Seluruh Jamaah Indonesia Kembali ke Hotel di Makkah
Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Fase Puncak Ibadah Haji di Mina Berakhir, Seluruh Jemaah Indonesia Kembali ke Makkah dengan Lancar
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026, PPIH Diminta Jaga Pelayanan dan Empati