BI Siap Kerahkan Semua Instrumen untuk Jaga Stabilitas Rupiah

- Rabu, 08 April 2026 | 04:35 WIB
BI Siap Kerahkan Semua Instrumen untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Nilai tukar Rupiah kemarin sempat tersungkur ke level yang cukup dalam, menembus Rp17.105 per dolar AS. Tekanan yang datang begitu kuat ini langsung memantik perhatian banyak pihak. Menanggapi hal itu, Bank Indonesia akhirnya angkat bicara.

Prioritas utama mereka sekarang jelas: menjaga stabilitas nilai tukar. Di tengarai ketidakpastian global yang makin menjadi-jadi, langkah ini dianggap penting untuk meredam gejolak.

“Di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi, maka saat ini stabilitas menjadi prioritas utama bagi Bank Indonesia (BI),” ujar Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, Selasa (7/4/2026).

“Untuk itu, BI akan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh instrumen operasi moneter (OM) yang dimiliki dan juga kebijakan OM untuk menjaga stabilitas nilai tukar,” lanjutnya.

Intinya, semua senjata yang ada di gudang alat moneter akan dikerahkan. Tujuannya satu: mengawal pergerakan mata uang Garuda.

Bank sentral juga tak akan tinggal diam melihat spekulasi. Destry menegaskan, intervensi di pasar keuangan akan terus dilakukan. Konsisten. Baik di dalam negeri maupun di pasar luar negeri, BI akan hadir.

“BI secara konsisten dan terukur akan selalu berada di pasar uang, baik di spot market, DNDF maupun NDF di offshore market,” tuturnya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar