Cerita Evan Dimas memang selalu menarik untuk disimak. Mantan bintang Timnas Indonesia ini punya satu keputusan yang mungkin bikin banyak orang mengernyit: dia menolak tawaran untuk jadi Pegawai Negeri Sipil. Padahal, tawaran itu datang dari institusi bergengsi, lho.
Jadi begini ceritanya. Di sekitar tahun 2016, Evan dapat tawaran untuk masuk ke Kepolisian Republik Indonesia. Tapi, pemain yang lahir di Surabaya itu memilih untuk tidak menerimanya. Alasannya sederhana tapi tegas: dia ingin fokus total pada karier sepak bolanya. Saat itu, dunia hijau rumput adalah segalanya baginya.
Dan pilihannya itu ternyata tidak sia-sia. Evan Dimas kemudian menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Indonesia. Namanya menghiasi klub-klub besar tanah air. Dari Persebaya Surabaya, dia kemudian membela Barito Putera, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Arema FC, hingga PSIS Semarang. Tak cuma di dalam negeri, dia juga sempat merasakan atmosfer liga luar, tepatnya bersama Selangor FC di Malaysia pada 2018.
Di sisi lain, bakatnya yang cemerlang otomatis membawanya ke level tertinggi: Timnas Indonesia. Evan adalah pemain yang dipercaya baik di level usia muda maupun senior. Debutnya untuk Garuda terjadi pada akhir November 2014.
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo