Washington dan Teheran kini terlibat dalam sebuah perlombaan yang tegang: menemukan awak jet tempur Amerika Serikat yang jatuh di wilayah Iran. Ini adalah insiden pertama sejak perang antara kedua negara pecah lebih dari sebulan silam.
Menurut laporan AFP, Iran berhasil menembak jatuh sebuah F-15 AS pada hari Jumat lalu. Situasinya makin panas karena militer Iran juga baru-baru ini menembak jatuh pesawat serang darat A-10 di sekitar Teluk. Untungnya, pilot A-10 itu disebut-sebut sudah berhasil diselamatkan.
Namun begitu, nasib awak F-15 yang jatuh masih jadi misteri. Dari informasi yang beredar, pasukan khusus AS konon telah berhasil menyelamatkan satu orang. Sayangnya, satu awak lainnya masih dinyatakan hilang dan pencariannya terus berlangsung.
Di sisi lain, televisi pemerintah Iran malah menyiarkan iming-iming hadiah besar bagi siapa saja yang bisa menangkap awak pesawat tersebut dalam keadaan hidup. Tawaran ini jelas memperumit situasi dan memicu ketegangan tersendiri di lapangan.
Perang ini sendiri awalnya dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Konflik kemudian dengan cepat menjalar, mengguncang kawasan Timur Tengah dan bahkan mempengaruhi stabilitas ekonomi global. Dampaknya terasa di mana-mana.
Artikel Terkait
Kardinal Suharyo Tegaskan Komitmen Paus Leo XIV Perjuangkan Perdamaian Dunia
Kejagung Periksa Kajari Karo dan Staf, Siap Beri Sanksi Internal Jika Terbukti Lalai
Rekonstruksi Ungkap Adegan Penyayatan Leher dalam Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Lonjakan Harga Minyak Picu Kenaikan Tarif dan Dilema bagi Maskapai Penerbangan