Namun begitu, duka bukan satu-satunya yang disampaikan. Ada juga sikap resmi pemerintah. Melalui Kementerian Luar Negeri, Indonesia tak cuma berduka. Mereka juga menyayangkan insiden naas itu dan sudah meminta otoritas terkait untuk segera mengusut tuntas. Investigasi mendesak diperlukan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Di sisi lain, upaya di dalam negeri juga digenjot. Prasetyo mengungkapkan, pemerintah berkomitmen memberikan yang terbaik. Bukan cuma soal memulangkan jenazah dengan hormat, tapi juga mengamankan rekan-rekan mereka yang masih bertugas.
“Kami telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI,” jelasnya.
Koordinasi itu, lanjutnya, untuk melakukan upaya terbaik pemulangan jenazah. Sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan yang masih di lapangan. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Situasi di lapangan, apalagi di zona misi perdamaian, memang tak pernah bisa ditebak seratus persen.
Nampaknya, proses masih akan berlanjut. Semua mata kini tertuju pada langkah-langkah konkret pemerintah untuk membawa pulang pahlawan-pahlawan itu.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tak Tahu Soal Polemik Paspor yang Seret Rekan Setimnasnya
JK Kritik WFH ASN: Khawatirkan Penurunan Produktivitas dan Layanan Publik
Bareskrim Sita 6 Kg Emas dan Rp1,4 Miliar dalam Pengembangan Kasus Pencucian Uang Tambang Ilegal
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Angka Kematian Kecelakaan Turun Drastis 31%